Jakarta, EDITOR.ID,- Jejak rekam penugasan yang cemerlang selaras dengan karir yang moncer. Itulah yang menjadi jejak perjalanan Brigjen Pol Helfi Assegaf. Usai membongkar kasus besar sindikat pembobolan rekening dormant senilai Rp204 miliar, Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dirtipideksus) Bareskrim Polri kini mendapatkan promosi menjadi Kapolda Lampung.
Ternyata Brigjen Pol Helfi Assegaf adalah sosok polisi yang cemerlang dalam penugasan. Selain berhasil membongkar kasus sindikat pembobolan rekening dormant BNI, Helfi ternyata juga sukses membongkar sindikat beras oplosan saat dipercaya Kapolri Jenderal Listyo Sigit jadi Kepala Satgas Mafia Pangan.
Brigjen Helfi diangkat jadi Kapolda mengantikan Irjen Pol Helmy Santika. Pengangkatan Brigjen Pol Helfi Assegaf sebagai Kapolda Lampung itu, setelah beredar Surat Telegram Kapolri yang kembali melakukan rotasi besar di lingkungan Polri melalui Nomor ST 2192/IX/KEP/2025 tertanggal 24 September 2025.
Dalam keputusan itu, Irjen Pol Helmy Santika yang saat ini menjabat Kapolda Lampung dimutasikan menjadi Pati Itwasum Polri, sehingga posisi Kapolda Lampung, diisi oleh Brigjen Pol Helfi Assegaf.
Brigjen Pol Helfi Assegaf merupakan Ketua Satgas Pangan Polri yang sempat bongkar temuan adanya merek beras oplosan. Selain jabat Ketua Satgas Pangan Polri, Brigjen Helfi Assegaf sehari-hari bertugas sebagai Dirtipideksus Bareskrim Polri.
Profil Brigjen Pol Helfi Assegaf
Brigjen Helfi Assegaf merupakan Jenderal Bintang 1 lulusan Akademi Kepolisian ( Akpol ) tahun 1992. Brigjen Helfi Assegaf lahir di Blitar, Jawa Timur, 22 April 1970. Menyelesaikan pendidikan di SMA Negeri 1 Malang, Helfi langsung mendaftar seleksi masuk Akpol.
Sederet pendidikan kepolisian yang pernah ditempuh Helfi Assegaf antara lain, yakni PTIK (2004-2005), Sespimen (2008), dan Sepimti (2018).
Sementara pendidikan kejuruan yang pernah ditempuh Helfi antara lain yakni Perwira Khusus Reserse Pusdik Reskrim Polri, Management Investigattion DOJ USA, Financial Investigation Apeldoorn – Belanda, Complex Financial Investigation – Ilea Thailand, Money Laundring Investiigation JCLEC, dan Trainer For Money Laundring Investigation – Jclec.
Perjalanan karier
Karier Brigjen Helfi Assegaf telah malang melintang di Polri. Berbagai jabatan strategis di Korps Bhayangkara sudah pernah diemban Helfi Assegaf.
Helfi tercatat pernah menjabat sebagai Pamapta Res Metro Bekasi PMJ, Kanit IV Sat Intelpam Res Metro Bekasi PMJ, Kanit Jatanras Sat Reskrim Metro Bekasi PMJ, Kapolsek Bantar Gebang Res Metro Bekasi PMJ, Wakasat Reskrim Res Metro Bekasi PMJ, dan Kasat Reskrim Res Metro Bekasi PMJ.
Selain itu, Helfi Assegaf juga sempat menduduki posisi sebagai Kapolsek Ciputat Res Metro Jaksel PMJ, Kasat Reskrim Res Metro Depok PMJ, Kapusdalops Res Metro Tangerang PMJ, Kapolsek Jatiuwung Res Metro Tangerang PMJ, dan Kasat Narkoba Wiltabes Makasar Polda Sulsel.
Karier Helfi Assegaf makin moncer setelah ia mengisi kursi jabatan sebagai Kasat 2 Eksus Dit Reskrim Polda Kalsel dan Kasat 1 Pidum Dit Reskrim Polda Kalsel. Setelah itu, alumni Akpol 1992 ini sempat menduduki posisi jabatan sebagai Kapolres Balangan.
Ia juga sempat didapuk sebagai Kepala Bidang Hubungan Masyakarat atau Kabid Humas Polda Sumatra Utara.
Jenderal asal Blitar ini juga pernah mengemban jabatan sebagai Karorena Polda Kalbar. Tak sampai di situ, Helfi Assegaf juga pernah dimutasi menjadi Kasubdit II Perbankan Dit Tipideksus Bareskrim Polri dan Penyidik Utama Tk.1 Biro Wassidik Bareskrim Polri.
Polisi yang berpengalaman dalam bidang reserse ini lalu ditugaskan menjadi Wadir Dit Tipideksus Bareskrim Polri pada tahun 2021.
Sebelum menjadi direktur, Helfi Assegaf sempat mengisi jabatan sebagai Penyidik Tindak Pidana Utama Tk.Ii Bareskrim Polri.
Baru setelah itu Brigjen Helfi Assegaf diangkat sebagai Dirtipideksus Bareskrim Polri pada Juni 2024.
Helfi Assegaf juga memiliki rekam jejak karier yang cemerlang di Polri.
Ia tercatat pernah mengusut kasus penyelewengan dana Aksi Cepat Tanggap (ACT) pada 2022. Selain itu, berbagai kasus judi online juga telah berhasil diberantas oleh Brigjen Helfi. Ia berkomitmen untuk memberantas mafia pangan tersebut karena sangat merugikan rakyat dan negara.
Kapolri Mutasi Jabatan Polri, 4 Kapolda Diganti
Sebagaimana diketahui Kapolri Jenderal Listyo Sigit kembali melakukan mutasi dan promosi besar-besaran. Empat Kapolda diganti. Selain mempromosikan Brigjen Helfi jadi Kapolda Lampung, Kapolri juga mempromosikan Brigjen Djuhandhani Rahardjo Puro yang saat ini menjabat sebagai Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim Polri menjadi Kapolda Sulawesi Selatan.
Selain Brigjen Djuhandani, Kapolri juga mempromosikan Wakil Asisten Utama (Waastama) Kapolri bidang Operasi, Irjen Endi Sutendi kini dipercaya memimpin Polda Sulawesi Tengah.
Kapolda Bangka Belitung
Kapolda Kepulauan Bangka Belitung yang sebelumnya dipimpin oleh Irjen Hendro Pandowo, kini dialihkan ke Irjen Viktor T. Sihombing. Viktor sebelumnya menjabat sebagai Kadivkum Polri. Jabatan Irjen Viktor akan diisi oleh Irjen Agus Nugroho.
Alasan Mutasi Kapolda
Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko menjelaskan bahwa mutasi ini merupakan bagian dari dinamika organisasi dalam rangka penyegaran, pengembangan karier, dan optimalisasi kinerja institusi.
“Mutasi dan rotasi jabatan ini adalah hal yang dinamis dalam tubuh Polri. Ini merupakan bagian dari proses pengembangan karier dan memperkuat organisasi untuk menjawab tantangan tugas kontemporer dan kedepannya yang semakin terus berkembang untuk memberikan perlindungan dan pelayanan serta mewujudkan Kamtibmas,” ujar Brigjen Pol Trunoyudo dalam keterangan tertulis, Jumat (26/9/2025).
Trunoyudo menegaskan seluruh proses mutasi Polri ini telah melalui pertimbangan matang dan analisis kebutuhan organisasi.
“Polri senantiasa melakukan pengembangan terhadap personel dan sesuai kebutuhan organisasi, Mutasi ini tidak hanya sebagai penyegaran, tetapi juga bagian dari transformasi organisasi, Operasional, pelayanan serta pengawasan untuk mewujudkan Polri yang Presisi,” tandas dia. (*)












