Indonesia Vs Curacao di Matchday FIFA: Inilah Lima Pemain Curacao yang Patut Diwaspadai

Waspadai Duo Bacuna Bisa Porak Porandakan Pertahanan Garuda

Jakarta, EDITOR.ID,- Skuad Curacao menjadi perhatian publik pecinta sepak bola di tanah air. Meski pelatih Shin Tae Yong masih buta akan kekuatan mereka namun punggawa Timnas Curacao patut diperhitungkan. Sebagian besar dari pemain Curacao banyak berpengalaman merumput di Liga Inggris dan Belanda.

Ada lima pemain pilar yang patut diwaspadai para pemain bertahan Timnas Indonesia. Mereka adalah “duo Bacuna bersaudara”. Leandro Bacuna dan adiknya, Juninho Bacuna. Kemudian Cuco Martina, Rangelo Jangga dan Kenji Gorre.

Timnas Indonesia harus mewaspadai lima pemain andalan Curacao ini. Berikut ini profil dari kelima pemain tersebut :

1. Juninho Bacuna

Juninho Bacuna berposisi sebagai gelandang tengah untuk Timnas Curacao. Pemain dengan tinggi 1,8 m ini berkarier di Liga Inggris bersama Birmingham City. Juninho Bacuna akan menjadi lawan tangguh Egy Maulana Vikri dkk karena pada musim ini bermain cantik dan cukup diandalkan oleh Birmingham City.

Sejauh ini, Juninho telah 10 kali tampil bersama Birmingham City dengan kontribusi tiga assists. Dari 10 penampilan di Championship musim ini, Juninho Bacuna yang berposisi gelandang tengah hampir selalu bermain penuh.

Bahkan, ia sempat dipercaya menjadi kapten pada pertandingan melawan Wigan di pekan kelima. Adapun Birmingham City mendatangkan Juninho Bacuna dari klub top Liga Skotlandia, Glasgow Rangers, pada bursa transfer tengah musim 2021-2022.

Sebelumnya, ia pernah merasakan atmosfer kompetisi divisi teratas Liga Inggris, Premier League, bersama Huddersfield Town pada musim 2018-2019.

Juninho Bacuna sendiri lahir di Groningen, Belanda, pada 7 Agustus 1997. Ia mengawali karier profesional bersama klub kota kelahirannya itu pada 2015. Di level junior, Juninho sempat bermain untuk tim nasional Belanda di kategori U18 hingga U21.

Ia lantas memilih membela timnas Curacao ketika beranjak senior dan melakoni debut pada 2019 dalam laga melawan Haiti di ajang CONCACAF Nations League. Hingga kini, Juninho Bacuna telah mengoleksi 15 penampilan bersama timnas Curacao dan mencetak dua gol.

2. Leandro Bacuna

Leandro Bacuna yang berusia enam tahun lebih tua adalah kakak kandung Juninho. Leandro adalah mantan pemain Aston Villa, Reading dan Cardiff City.

Leandro Bacuna merupakan mantan pemain klub Liga Inggris dan salah satu tim pemenang UCL atau Liga Champions (dulu Europan Cup) pada musim 1981-1982, Aston Villa.

Kini Leandro Bacuna bermain untuk Cardiff City, seperti yang dilansir dari Wikipedia. Kontrak Leandro bersama Cardiff City diketahui berakhir pada akhir musim 2021-2022.

Leandro Bacuna lahir 21 Agustus 1991 adalah seorang pemain sepak bola berkewarganegaraan Curacao. Ia pernah bermain untuk klub Inggris, Aston Villa. Leandro biasa bermain pada posisi gelandang dan bek kanan.

Bacuna memulai karier juniornya di klub GVAV-Rapiditas kemudian memulai karier seniornya di klub FC Groningen sejak tahun 2009, sebelum bergabung dengan Aston Villa pada tanggal 13 Juni 2013 dan pindah pada tahun 2017.

Selanjutnya, Leandro Bacuna berkarier dengan klub Reading, bertahan dua musim sejak 2017-2019. Kemudian, ia melanjutkan petualangan bersama Cardiff City selama tiga musim sampai musim 2021-2022.

3. Cuco Martina

Cuco Martina bernama lengkap Rhuendly Martina biasa bermain pada posisi gelandang. Ia kini berkarir untuk klub Liga Inggris, Southampton sejak 2015 hingga sekarang.

Pemain kelahiran Rotterdam Belanda 25 September 1989 memulai karier juniornya di klub RBC Roosendaal pada 2008–2011. Penampilannya yang menjanjikan membuat klub Liga Belanda RKC Waalwijk mengontraknya pada 2011–2013.

Pemain dengan tinggi badan 185 m ini kemudian pindah ke klub Twente pada 2013–2015 dan tampil sebanyak 48 kali. Setelah itu Cuco Martina dikontrak klub Inggris Southampton.

4. Kenji Gorre

Kenji Joel Gorré saat ini sebagai pemain sayap dan berkarir di klub Liga Primeira Boavista. Pemain kelahiran Spijkenisse Belanda, 29 September 1994 ini sempat mencicipi tampil di Liga Premier bersama Swansea City. Ia tampil baik saat laga dengan Crystal Palace pada 24 Mei 2015.

Joel Gorre sempat menimba ilmu di sekolah sepak bola Manchester City Academy dan Manchester United Academy pada 2002. Ketika Gorré berusia lima belas tahun, Gorré menjadi target transfer dari Arsenal dan Chelsea.

Karir sepak bola Gorre diawali ketika bergabung dengan klub Swansea City U-21 hingga sempat bermain di tim inti Swansea. Kemudian pemain ini dipinjamkan ke klub Belanda, ADO Den Haag pada 2018. Pada 29 Juli 2016, Gorré sempat bergabung dengan Northampton Town.

Usai berakhir kontrak dengan klub Swansea City, Gorre bergabung ke klub Liga Primeira Nacional.

Ayah Gorré, Dean Gorré adalah pemain sepak bola asal Suriname yang bermain di Klub Belanda. Dan ibu Curacao. Hal itulah yang membuat pada 2016 Gorré dipanggil dan bermain untuk tim nasional Curaçao dalam pertandingan persahabatan melawan tim Eredivisie Excelsior di Rotterdam.

Pada 2019, ia terpilih untuk skuad Piala Emas 2019 negara itu dan melakukan debutnya pada 25 Juni 2019 di pertandingan grup terakhir melawan Jamaika.

Dia masuk sebagai pemain pengganti di menit ke-70 untuk Jarchinio Antonia, Curaçao menyamakan kedudukan di waktu tambahan untuk maju ke babak knock-out.

5. Rangelo Jangga

Rangelo Janga merupakan salah satu pemain berpengalaman timnas Curacao. Striker dengan tinggi 192 cm itu dapat menjadi momok lini pertahanan Timnas Indonesia.

Pemain kelahiran Rotterdam, Belanda tersebut mengawali langkah bersama akademi Excelsior Maasluis. Karier seniornya dimulai di Willem II sebelum kembali ke Excelsior. Rangelo Jangga pernah memperkuat Timnas Belanda U-17 dan Timnas Belanda U-19 sebelum bergabung ke Curacao.

Rangelo berpetualang di beberapa klub Eropa seperti Omonia, Dordrecht, Gent, Astana.

Bahkan Rangelo Jangga pernah berseragam AS Trencin yang kini dibela Witan Sulaeman. Di AS Trencin ia tampil sebanyak 48 kali dan mencetak 28 gol. Pemain 30 tahun itu saat ini berseragam CFR Cluj.

Kelima pemain ini menjadi tulang punggung skuad berjuluk La Familia Azul. Mereka bersama 23 pemain Timnas Curacao kini sudah mendarat di Indonesia. dan langsung terpesona dengan sambutan yang didapat.

Sang pelatih Remko Bicentini membawa 23 pemain. Sayang ada beberapa pemain pentingnya tak bisa dibawa ke Indonesia seperti Vurnon Anita. Namun di jajaran skuad Curacao ada duo Bacuna yang bermain di Liga Inggris untuk laga uji tanding kontra timnas Indonesia.

Diketahui, pertandingan persahabatan atau laga friendly match Timnas Indonesia vs Curacao dalam agenda FIFA Matchday akan berlangsung Sabtu (24/9/2022) mendatang di Stadion Gelora Bandung Lautan Api dan pada 27 September di Stadion Pakansari.

Duel timnas Indonesia vs Timnas Curacao adalah pertemuan pertama bagi kedua tim. (tim)