Jakarta, EDITOR.ID,- Kejutan terjadi. Hari ini Presiden Prabowo Subianto dikabarkan akan melakukan reshuffle kabinet. Menariknya pelantikan sejumlah pejabat yang direshuffle langsung dijadwalkan akan berlangsung sore ini di Istana Kepresidenan Jakarta.pada Rabu (19/2/2025) sore ini.
Berdasarkan informasi yang beredar, ada beberapa posisi menteri dan kepala lembaga strategis akan mengalami pergantian.
Jabatan yang disebut-sebut akan mengalami perubahan adalah Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Kepala Badan Sandi dan Siber Negara (BSSN), Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), dan Wakil Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).
Sejumlah nama muncul sebagai kandidat kuat untuk mengisi posisi tersebut.
Brian Yuliarto dikabarkan akan menggantikan Satryo Soemantri Brodjonegoro sebagai Mendiktisaintek.
Brian Yuliarto merupakan dosen di ITB, seorang Ahli Nanoteknologi Institut Teknologi Bandung. Brian Yuliarto mengenyam pendidikan S1 di ITB Bandung pada tahun 1999. Setelah itu, ia melanjutkan pendidikan S2 di Universitas Tokyo dan mengambil program doktoral di universitas yang sama di Tokyo.
Namun, Satryo sendiri memilih bungkam dan kabur dari kejaran awak media saat ditanya soal isu pergantian dirinya itu.
Nantinya, Prabowo disebutkan akan mengumumkan nama pengganti Satryo.
Sementara Irjen Rachmad Wibowo disebut-sebut akan mengisi posisi Kepala BSSN menggantikan Hinsa Siburian.
Kabar mengenai rencana pelantikan itu disampaikan oleh Sekretaris Kabinet (Seskab), Teddy Indra Wijaya. Namun, ia tidak merinci siapa saja yang akan dilantik.
“Nanti sore akan ada pelantikan beberapa pejabat,” kata Teddy kepada wartawan, Rabu.
Perombakan kabinet ini disebut sebagai bagian dari upaya Presiden Prabowo untuk memperkuat jajaran pemerintahan guna menghadapi berbagai tantangan strategis di tahun 2025.
Dengan adanya pergantian ini, diharapkan kementerian dan lembaga terkait dapat semakin optimal dalam menjalankan tugas dan program pemerintah.
Acara pelantikan akan digelar di Istana Kepresidenan Jakarta dan diperkirakan akan dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi negara serta tamu undangan lainnya. (tim)












