Grup Wagner Klaim Tak Berkhianat pada Putin Sasaran Sesungguhnya Pejabat Tinggi Militer di Kemenhan Rusia

Pasukan tentara bayaran swasta Grup Wagner membantah berkhianat pada Putin Sasaran Sesungguhnya adalah para pejabat tinggi Militer di Kementrian Pertahanan Rusia

Sergey Surovikin mengaku terpaksa pulang ke Rusia dari Ukraina. “Kita sama-sama telah melewati kesulitan, kita bertempur bersama, kita menang bersama,” sambung Sergey Surovikin.

Perseteruan Prigozhin dengan Kemenhan Rusia

Perseteruan antara Prigozhin Kemenhan dan militer Rusia bukan kali ini saja, perseteruannya sudah sejak lama berlangsung.

Tercatat mulai Oktober-November 2022, Prigozhin mulai mengkritik Kemenhan dan militer Rusia — karena dinilai oleh Prigozhin
menghambat pasokan persenjataan untuk Wagner. Kritik dilancarkan ketika Wagner berusaha merebut Bakhmut.

Bahkan Prigozhin menyebut-nyebut bahwa Kemenhan dan militer Rusia sengaja mengorbankan pasukan grup Wagner untuk dijadikan umpan peluru.

Hal tersebut beralasan karena pasukan Grup Wagner tidak mendapat perlengkapan perang dengan memadai.

Beberapa Grup pasukan yang dikirim ke Ukraina. Selain Wagner, ada brigade organik militer Rusia dan juga ada pasukan dari anggota federasi Rusia.

Pembagian tugas pasukan bayaran swasta Grup Wagner dikerahkan di sejumlah lokasi tempat pertempuran kota berlangsung.

Sementara militer Rusia terutama melancarkan serangan udara dan artileri medan.

Prigozhin mengkritik Kemenhan Rusia —
Pasukan Grup Wagner telah kehilangan sebagian wilayah di Bahkmut yang tadinya berhasil didudukinya.

Di saat bersamaan, Ukraina menambah pasukan dan persenjataan ke Bahkmut. Dan terkahir, hampir seluruh Bakhmut sudah diduduki oleh Grup Wargner. Setelah itu, Wagner menyerahkan kendali Bakhmut kepada militer Rusia.***

Leave a Reply