Settia

Gadis Puncak, Usai Diberi Obat Tidur Dicabuli Teman Kenal dari Facebook

Korban yang berdomisili di Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor, sebelumnya membuat janji dengan pelaku untuk bertemu di suatu acara tabligh akbar.

Bogor, EDITOR.ID,- Nasib memilukan dialami seorang gadis ABG berinisial I. Warga Puncak, Bogor Jawa Barat itu mengalami pelecehan seksual. Korban diberi obat tidur kemudian dicabuli oleh pelaku yang tak lain teman yang baru dikenalnya melalui Facebook berinisial Y.

Korban yang berdomisili di Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor, sebelumnya membuat janji dengan pelaku untuk bertemu di suatu acara tabligh akbar.

Kapolsek Megamendung, AKP Eddy Santosa menjelaskan, pada Sabtu, 7 Januari 2023 korban dijemput oleh Y dan rekan-rekannya untuk mengajaknya ke acara pengajian tabligh akbar.

“Awalnya korban dan pelaku berkenalan lewat medsos Facebook. Kemudian berjanjian untuk pergi ke tabligh akbar di Desa Pasir Angin, Megamendung,” kata AKP Eddy Santosa ketika memberikan keterangan warga Puncak mendapatkan pelecehan seksual, Selasa (10/1/2023).

Mereka kemudian pamit kepada orang tua korban, namun hingga larut malam korban tak kunjung pulang. Orang tua korban coba menghubungi lewat telepon pun tak kunjung mendapat jawaban.

“Iya telponnya ditolak. Saat coba ditelepon lagi nomornya sudah tidak aktif,” jelas Eddy.

Hingga Senin, 9 Januari 2023, kakak korban terus berusaha mencari hingga menemukan I dan Y berada di pinggir Jalan Raya Puncak, ketika motor Y mogok kehabisan bensin.

“Dari hasil pemeriksaan terhadap Y, korban I sempat dibawa ke rumah Y dan ke rumah seorang temannya. Kemudian korban I sempat diberi obat lalu dilakukan pelecehan seksual oleh Y dan salah satu temannya,” jelas Eddy sebagaimana dilansir dari PojokBogor.

Hingga kini, kepolisian masih melakukan penyelidikan. Sementara warga Puncak mendapatkan pelecehan seksual itu masih dilakukan pendampingan maupun penanganan terhadap trauma yang dialaminya. (tim)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *