Dokter Kesehatan Kerja dan Universitas Mercu Buana Gelar Penelitian

  • Bagikan
penelitian kerjasama hibah riset keilmuan dikti lpdp 2021 universitas mercu buana (umb) dengan perhimpunan dokter kesehatan kerja indonesia (idki)
penelitian kerjasama hibah riset keilmuan dikti lpdp 2021 universitas mercu buana (umb) dengan perhimpunan dokter kesehatan kerja indonesia (idki)

EDITOR.ID – Jakarta, Webinar Penelitian Kerjasama Hibah Riset Keilmuan Mandiri Dosen, Dikti-LPDP 2021 diselenggarakan oleh Tim Peneliti Universitas Mercu Buana (UMB) bekerjasama dengan Perhimpunan Dokter Kesehatan Kerja Indonesia (IDKI) melalui zoom virtual.Sabtu (27/112021)

Webinar penelitian kerjasama dilakukan sebagai tindak lanjut dari pertemuan sebelumnya sebagai salah satu rangkaian kegiatan yang telah diagendakan dalam penelitian kerjasama hibah riset keilmuan Dikti-LPDP serta menjadi suatu kesempatan untuk mempererat hubungan kerjasama sinergi UMB dengan IDKI.

Hubungan yang sinergi antara bidang keilmuan Psikologi (psikologi industri dan Organisasi/psikologi kesehatan kerja) dan kesehatan kerja menjadi suatu kolaborasi lintas disiplin ilmu yang dapat memberikan outputdan outcomes yang baik bagi kedua belah pihak, terutama para ilmuwan/psikolog PIO dan dokter kesehatan kerja.

Penelitian yang dikaitkan mendukung program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) dari Kemendikbudristek RI ini diketuai oleh Dr. Antonius Dieben Robinson Manurung, M.Si dari Fakultas Psikologi Universitas Mercu Buana dan anggota Tim Peneliti, Dr. dr. Yosephin Sri Sutanti, M.S., dari Sp.Ok.,dari Fakultas Kedokteran dan Ilmu Keperawatan UKRIDA serta melibatkan delapan mahasiswa Fakultas Psikologi UMB yang terdiri dari Anida Zulfiani,Erza Agistara Azizah, Rizki Esa Ningrum, Putri Aliffia Nabila, Michelle Martha Sianipar, Yanisa Putri Amini, Wiedya Nabilla, dan Yessi Made Ayu Siadari.

Webinar penelitian kerjasama hari ini dihadiri oleh para pimpinan dari kedua lembaga, yaitu Rektor UMB, Prof. Dr. Ir. Ngadino Surip, M.S., dan Ketua Umum PP IDKI, dr. Eddy, M.S., (O.H.) serta para jajaran, Direktur Akademik dan Riset UMB Dr.Rizky Briandana, S.Sos., M.Comn., P.hD.; Sekretaris Jenderal IDKI, dr. Anita Johan, MKK.; Kepala Biro PPMP UMB Dr. Sawarni Hasibuan, M.T., IPU.; Kaprodi Psikologi UMB, Dr. Irma Himmatul Aliyyah, M.Psi., Psikolog; serta dihadiri oleh para kolega dosen dari Fakultas Psikologi UMB, anggota IDKI se-Indonesia dan mahasiswa UMB.

Acara diawali dengan menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya, Hymne IDKI serta Mars UMB. Dilanjutkan dengan pembacaan doa yang dipimpin oleh dr. Mochamad Prakoso.

Rangkaian berikutnya adalahopening speech yang diawali oleh Ketua Umum PP IDKI, dr. Eddy, M.S., (O.H.).

Ketua Umum PP IDKI secara singkat menyampaikan bahwa pandemi memberikan potensi bahaya terutama dalam psikososial sehingga perlu diidentifikasi, diukur dan dilakukan penelitian.

Eddy juga turut mengucapkan terima kasihserta memberikan dukungan adanya kerjasama penelitan yang terjalin antara UMB dan IDKI

“Kami juga sangat berterima kasih kepada tim peneliti yang sudah mau mengajak IDKI dalam penelitian ini. Hal ini merupakan penelitian yang luar biasa, lain dari yang sudah ada. Dan kami juga mengajak temen-temen anggota IDKI untuk ikut penelitian ini, sehingga bisa didapatkan data yangvalid”, katanya

Opening speech selanjutnya disampaikan oleh Rektor UMB, Prof. Ir. Dr. Ngadino Surip, M.S., sekaligus membuka acara Webinar ini.

Ngadino memaparkan akan pentingnya kerjasama ini,

“Satu hal yang menjadi satu keharusan, bahwa kerjasama adalah bagian yang tak terpisahkan dalam solusi permasalahan. Karena kita tahu, tidak ada satupun ilmu yang bisa menyelesaikan masalah-masalah, mana kala itu berdiri sendiri dan tidak ada satu organisasi pun yang bisa menyelesaikan satu masalah, kalau berdiri sendiri. Jadi, kerjasama adalah suatu keniscayaan yang harus kita terima.”, jelasnya

Acara dihadiri oleh 124 peserta yang tergabung dalam anggota IDKI se-Indonesia, Universitas Mercu Buana, dan Ukrida. Acara dipandu Sri Putri Aliffia Nabila sebagai MC, dan dimoderatori oleh dr, Afrina, MKK, yang memfasilitasi presentasi dan diskusi.

Webinar diisi dengan 3 (tiga) narasumber yang diawali oleh pemaparan materi dari Ketua Umum IDKI Cabang DKI Jakarta, dr, Lusiana Sanjaya, MKK yang membawakan topik “Sharing Mental Health di Tempat Kerja”.

Materi selanjutnya adalah pengantar penelitian oleh dr. Anita Johan, MKK (IDKI) dan Anida Zulfiani (UMB).

Setelah pengumpulan data melalui teknik google form, acara diteruskan pemaparan materi yang dibawakan oleh Ketua Tim Peneliti, Dr. Antonius Dieben Robinson Manurung, M.Si. dengan topik “Stres sebagai Mediator Kebahagiaan Otentik dan Authentic Personal Branding terhadap Prestasi Kerja para Dokter di Perhimpunan Dokter Kesehatan Kerja Indonesia pada Masa Pandemi COVID-19”

Pemaparan selanjutnya disampaikan oleh Tim Peneliti, Dr. dr. Yosephin Sri Sutanti, M.S., Sp.Ok. dengan topik “Pemeriksaan Kesehatan Mental pada Pekerja”.

Penelitian ini masih akan berlanjut dengan diseminasi hasil penelitian, publikasi ilmiah, pengembangan model teori dan model terapan, serta didaftarkan dalam Hak Kekayaan Intelektual (HKI).

Adapun tujuan dan implikasi diselenggarakan webinar ini adalah diketahuinya pengaruh penting kebahagiaan otentik dan authentic personal branding sebagai upaya peningkatan prestasi kerja dengan stres sebagai mediator, dan diterapkannya implikasi psikologi kesehatan kerja terkait urgensi stres, kebahgiaan otentik dan authentic personal branding sebagai upaya peningkatan prestasi kerja dengan stres sebagai mediator.

Acara ini berlangsung selama 3 (tiga) jam dengan diakhiri closing statement yang disampaikan oleh dr. Erdy Techrisna, MARS, MKK. dr. Erdy menyampaikan bahwa dengan melihat banyaknya kasus kesehatan mental di IDKI, maka penelitian ini sangat bermanfaat untuk anggota IDKI sebagai evaluasi untuk individu masing-masing.

“Sebagai manusia, dokter kesehatan kerja juga pasti mengalami stres, tapi seperti yang disampaikan oleh Dr. Antonius, dalam hidup, kita membutuhkan stres sebagai tantangan, yang harus dikelola menjadi eustress”, imbuh dr.Erdy.

Acara ditutup dengan doa penutup yang dipimpin oleh Sdri Michelle Martha Sianipar.

Settia
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan