Settia

Cinta dan Nyawa Haringga Untuk Persija

EDITOR.ID, Jakarta,- The Jak Mania berduka. Salah satu anggota militannya, Haringga Sirila tewas dikeroyok Supporter Persib. Fans Persija ini ternyata sosok yang begitu sangat mencintai klub macan kemayoran idolanya. Kemanapun Persija bertanding ia selalu berjuang untuk ikut memberikan dukungan dan mendatangi pertandingan. Termasuk ketika ia harus meninggal dengan kondisi yang menyedihkan.

Saat itu ia mengaku berjuang untuk menemani klub idolanya Persija berlaga. Namun kecintaannya terhadap Persija harus menemui nasib yang menyedihkan. Ia mengembuskan napas terakhir dengan menjadi korban penyeroyokan oknum suporter di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA).

Kecintaan Haringga terhada Persija terlihat dari cerita kehidupan yang ia bagikan melalui layanan media sosial Instagram. Demi Persija ia bela-belain datang ke Bandung naik kereta api.

Sebagaimana dilihat dari Instastory-nya, Senin (24/9/2018), Haringga melalui akun @khepen162 tampak mengunggah foto kedatangannya di Stasiun Kereta Api Bandung, Jawa Barat. Tidak lupa, ia menuliskan tanda pagar (tagar/hashtag) #jakartans #PERSIJADAY.

https://www.instagram.com/khepen162/?utm_source=ig_embed

Terlihat di akun Instagram itu, Haringga juga selalu hadir di pertandingan kandang maupun tandang Persija. Mulai pertandingan di ibu kota Jakarta, Bekasi, DI Yogyakarta, Malang, hingga Solo.

Unggahan instastory terakhir Haringga Sirila. (Foto: Instagram @khepen162)

Haringga Sirila, pemuda asal Cengkareng, Jakarta Barat ini adalah korban tewas dikeroyok massa sesaat sebelum laga Persib versus Persija di Stadion GBLA Bandung.

Berdasarkan keterangan saksi yang berada di GBLA, ada satu orang yang dikejar oknum suporter di area parkir gerbang biru stadion pada pukul 13.00 WIB.

Orang yang dikejar tersebut adalah Haringga. Ketika dikejar itu korban diteriaki pendukung Persija oleh kerumunan massa tersebut. Lantas, korban pun berlari sambil berteriak minta tolong kepada tukang bakso yang berada di dekatnya.

Akan tetapi, sekumpulan massa itu langsung mengoroyoki si korban dengan menggunakan balok kayu, piring, botol, serta benda-benda lainnya sehingga korban tidak mampu berbuat banyak dan mengembuskan napas terakhir di sana.

Kejadian tersebut ternyata direkam seorang suporter yang menyaksikan. Dengan rekaman itu, Satreskirm Polrestabes Bandung langsung mengamati ciri-ciri tersangka dan mengamankan enam terduga dan satu orang sebagai saksi kunci.

Kepergian anggota The Jakmania Haringga Sirla menyisakan duka mendalam bagi keluarga korban. Sang ibunda Haringga, Mirah berharap agar peristiwa tersebut merupakan yang terakhir kalinya.

Sang ibuda pun meminta seluruh suporter sepak bola di Indonesia agar selalu menjaga perdamaian. Sehingga, kasus penganiayaan antar suporter tidak lagi terjadi di Tanah Air.

Hingga Selasa (25/9/2018), karanga bunga terus berdatangan di rumah duka Haringga di Desa Kebulen, Kecamatan Jatibarang, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat. Suasana duka masih menyelimuti keluarga ini, meski pemuda berusia 23 tahun itu telah dimakamkan, kemarin.

Mirah menuturkan, Haringga memang merupakan pendukung klub sepak bola Persija dan sering kali menonton setiap laga tim Ibu Kota di beberapa daerah seperti di Yogya, Solo, dan daerah lainya. Setiap kali menonton, Haringga selalu izin kepada orangtuanya.

Namun, pada laga Persib vs Persija yang digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) di Bandung, pada Minggu 23 September 2018, Haringga tak meminta izin untuk pergi.

“Dia hanya bilang pergi menemui teman untuk urusan pekerjaan,” kenang Mirah.

Namun nahas, orangtua mendapatkan kabar yang sangat menyedihkan dari Bandung mengenai anaknya yang meninggal akibat penganiayaan sekelompok orang yang merupakan suporter Persib (Bobotoh).

Dia pun berharap, agar pihak aparat keamanan pun segera menindak para pelaku yang mebuat Haringga tewas dengan sangat mengenaskan tersebut. (tim)

Leave a Reply