Achmad Muchtasyar merupakan Dirjen Migas yang belum genap sebulan dilantik oleh Menteri ESDM Bahlil Lahadalia. Pelantikannya berlangsung pada 16 Januari 2025 kemarin bersama empat pejabat tinggi lainnya.
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia tidak membantah Dirjen Migas Achmad Muchtasyar dicopot dari jabatannya.
Bahlil mengatakan, langkah tersebut merupakan hal yang lumrah dan bagian dari penyesuaian internal. Kendati demikian, Bahlil tak mengamini penonaktifan tersebut disebabkan kegaduhan LPG 3 kg beberapa waktu lalu.
“Itu biasa, bagian dari konsolidasi dari institusi. Kalau kemarin saya dapat informasi penggeledahan itu terkait impor crude (minyak mentah) tahun 2018-2019, persoalan pergantian itu urusan internal,” kata Bahlil di Jakarta, Selasa (11/2/2025).
Achmad Muchtasyar dikabarkan dicopot dari jabatannya sebagai Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Dirjen Migas) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).
Padahal, Achmad sendiri baru saja dilantik oleh Menteri ESDM Bahlil Lahadalia sebagai sebagai Dirjen Migas pada 16 Januari 2025.
Tak hanya Achmad, Kementerian ESDM juga dikabarkan menonaktifkan Mustika Pertiwi dari posisinya sebagai Direktur Pembinaan Usaha Hilir Migas.
Plt. Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik, dan Kerja Sama Kementerian ESDM, Chrisnawan Anditya tak secara langsung membantah maupun membenarkannya.
Ia hanya menyatakan, bahwa Kementerian ESDM memang melakukan penyesuaian terhadap beberapa pejabat tinggi di lingkungan kementerian tersebut.
“Sebagai bagian dari akselerasi organisasi yang tangguh, berkesinambungan dan mampu menjawab tantangan ke depan, Kementerian ESDM telah melakukan penyesuaian atas beberapa pejabat tinggi yang ada,” ujarnya.
Menteri ESDM Sudah Siapkan Plh Dirjen Migas Baru
Bahlil menuturkan, saat ini Achmad Muchtasyar baru dinonaktifkan dan jabatannya akan dicopot resmi apabila Keputusan Presiden (Kepres) telah diterbitkan.
“Saya katakan kalau yang mencopot itu kan harus dengan Kepres, sambil berjalan nonaktif, sejak kemarin. Plh dirjen migas adalah Dirjen Minerba, Pak Tri Winarno,” tuturnya.
Dicopot Usai Digeledah Kejagung
Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung menyampaikan bahwa proses penonaktifan Dirjen Migas dilakukan setelah kantor Ditjen Migas digeledah oleh Kejaksaan Agung (Kejagung) pada hari Senin (10/2) kemarin.
“Penonaktifan kemarin sore,” kata Wamen Yuliot usai menghadiri rapat kerja bersama Baleg DPR RI, di Gedung Nusantara I, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (11/2/2025).
Dia menyampaikan bahwa langkah ini diambil kementeriannya dalam rangka melakukan evaluasi internal. Menurutnya, penonaktifan ini juga sebagai bentuk kementeriannya menghormati proses hukum yang berjalan.












