Settia

Anies Berubah Pikiran Ingin Fokus Pimpin Jakarta

EDITOR.ID, Jakarta,- Awalnya Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tidak menjawab terkait isu akan maju sebagai calon presiden (capres) atau calon wakil presiden (cawapres). Dan ia mengaku tidak mau berandai-andai.

Namun kini ada “perubahan” sikap. Anies menegaskan tidak akan meninggalkan Kota Jakarta. Ia lebih memilih fokus memimpin Provinsi DKI Jakarta hingga akhir masa baktinya pada 2022.

Bahkan menanggapi isu ia akan bersedia jika diusung sebagai capres, Anies menuding ada oknum yang sengaja memanas-manasi dengan melemparkan isu, ia akan maju menjadi capres atau cawapres.

“Masa sih? Perkomporan itu namanya. Saya sekarang sedang fokus di Jakarta. Proses politik itu proses yang ada di partai-partai politik bukan di saya. Jadi saya ini ditanyain orang, saya jawab saya fokus ke Jakarta,” kata Anies di Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Rabu (18/7/2018).

Adanya pertemuan dengan beberapa tokoh politik, seperti Ketua MPR Zulkifli Hasan hingga Wapres Jusuf Kalla, bukan membahas terkait pencalonannya. Ia hanya memenuhi panggilan dari beberapa tokoh politik yang membahas perkembangan pembangunan di Jakarta.

“Saya dipanggil, masa saya tidak datang. Ketua MPR mengundang saya, minta keterangan soal reklamasi. Dan itu undangan menjelang Lebaran, jadi waktunya pas. Jadinya kok insiden cerita ketika saya menyegel gedung-gedung reklamasi itu, Ketua MPR ternyata mendukung dan Pak Anies tolong jelaskan pada kami di MPR. Begitu juga dengan pertemuan di PP Muhammadiyah setelah Lebaran,” terangnya.

Ternyata pertemuan tersebut menjadi ramai, lanjutnya, seakan-akan ia ingin maju pemilihan presiden (Pilpres) bersama dengan Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

“Sekali lagi saya fokus di Jakarta. Biarkan proses politik di sana. Dan sudah ada calon namanya. Pak Jokowi (Joko Widodo) sudah ada calon namanya. Pak Prabowo (Subianto) sudah ada calonnya,” tukasnya.

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini memastikan ia tidak akan maju. Ia tidak mau berandai-andai mengenai dirinya yang akan dipilih oleh partai politik pada Pilpres 2019 mendatang. “Jelas tidak (maju). Pokoknya sekarang saya di Jakarta. Insyaallah di Jakarta,” tukasnya. (tim)

Leave a Reply