Workshop Budaya Sorak Betawi Condet 2026, Cara Lestarikan Budaya Lokal

Hadirkan Pengalaman Interaktif dalam Melestarikan Warisan Budaya Lokal

Sorak Betawi Condet 2026, program Community Development yang diselenggarakan oleh mahasiswa/i kelas PRDC27-4SP Batch 27 LSPR Institute of Communication and Business,

Jakarta Timur, EDITOR.ID,- Sorak Betawi Condet 2026, program Community Development yang diselenggarakan oleh mahasiswa/i kelas PRDC27-4SP Batch 27 LSPR Institute of Communication and Business, sukses menyelenggarakan rangkaian kegiatan main event berupa Workshop Budaya Betawi di Balai Budaya Condet, Jakarta Timur.

Kegiatan ini menjadi ruang edukasi dan interaksi bagi masyarakat untuk mengenal budaya Betawi secara lebih dekat melalui berbagai aktivitas kreatif dan partisipatif.

Acara Workshop Budaya Betawi dibuka secara resmi oleh Ketua Pelaksana Sorak Betawi Condet Nailah Inayah Humaira. Nailah didampingi Dosen LSPR pengampu mata Kuliah Community Development, Ramadhanty Cahyaning M.I.Kom. Demikian keterangan dalam siaran pers yang dikirim ke meja redaksi EDITOR.ID, Sabtu (20/6/2026)

Momentum ini menjadi wujud komitmen bersama dalam mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, untuk turut berperan aktif dalam menjaga dan melestarikan budaya Betawi.

Dalam sambutannya, Nailah Inayah Humaira menyampaikan bahwa kegiatan workshop dirancang sebagai sarana pembelajaran budaya yang menyenangkan dan mudah diakses oleh masyarakat dari berbagai kalangan.

“Melalui Workshop Budaya Betawi ini, kami ingin menghadirkan pengalaman belajar yang tidak hanya informatif tetapi juga interaktif. Kami berharap peserta dapat mengenal budaya Betawi secara lebih dekat dan menumbuhkan rasa bangga terhadap warisan budaya yang dimiliki,” ujarnya.

Workshop Budaya Betawi menghadirkan berbagai kelas interaktif yang dapat diikuti oleh masyarakat, antara lain Kelas Mix & Match Fashion Betawi, Kelas Gambang Kromong, Kelas Tari Betawi, serta Kelas Pembuatan Emping.

Melalui kegiatan ini, peserta tidak hanya memperoleh pengetahuan mengenai budaya Betawi, tetapi juga mendapatkan pengalaman langsung melalui praktik bersama para narasumber dan pelaku budaya.

Selain workshop, kegiatan ini juga diramaikan oleh bazar UMKM yang menghadirkan beragam produk lokal dan kuliner khas Betawi. Kehadiran bazar menjadi wadah bagi para pelaku usaha lokal untuk memperkenalkan produknya sekaligus mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis budaya.

Ketua Pokdarwis Kampung Condet, Dicky Arfansuri, S.Pd., turut hadir dan memberikan talkshow inspiratif mengenai pentingnya kolaborasi masyarakat dalam menjaga keberlangsungan budaya Betawi di tengah perkembangan zaman.

Dalam sesi tersebut, Dicky menekankan bahwa pelestarian budaya tidak hanya menjadi tanggung jawab komunitas budaya, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif generasi muda dan masyarakat luas.

“Kami sangat mengapresiasi upaya yang dilakukan oleh mahasiswa LSPR melalui Sorak Betawi Condet. Kegiatan seperti ini menjadi bukti bahwa budaya dapat diperkenalkan dengan cara yang kreatif, edukatif, dan relevan dengan kebutuhan generasi saat ini. Semoga semangat melestarikan budaya Betawi terus tumbuh dan menjadi bagian dari kehidupan masyarakat,” ujar Dicky Arfansuri, S.Pd.

Melalui penyelenggaraan Workshop Budaya Betawi, Sorak Betawi Condet berharap dapat membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga dan melestarikan budaya lokal melalui pendekatan yang inklusif, kreatif, dan berkelanjutan. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari rangkaian menuju Festival Budaya Betawi yang akan diselenggarakan pada 21 Juni 2026 sebagai puncak perayaan Sorak Betawi Condet 2026. ***

 

Leave a Reply