EDITOR.ID, Indramayu – Badan Metereologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) merilis peningkatan curah hujan berpotensi banjir di Indonesia pada bulan Januari – Maret 2021 mendatang. Beberapa daerah diperkirakan akan menerima dampak itu, antara lain Aceh, Jawa Timur, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Papua dan terakhir, Jawa Barat (Jabar).
Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati, memaparkan curah hujan pada bulan Januari hingga Maret 2021 diprakirakan berkisar antara 200 ? 500mm/bulan, atau cenderung lebih tinggi dibandingkan tahun 2020. Beberapa daerah bahkan diperkirakan akan mengalami peningkatan curah hujan antara 40 sampai 80 persen.
Berdasarkan prakiraan tersebut, kata Dwikorta, BMKG mengimbau pihak-pihak terkait di Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah, ataupun masyarakat yang tinggal di daerah yang berpotensi mendapatkan curah hujan tinggi hingga sangat tinggi. Ia juga meminta agar mewaspadai adanya ancaman bencana hidrometeorologi seperti genangan, banjir, longsor dan banjir bandang. “Lakukan monitoring perkembangan cuaca melalui informasi dan peringatan dini yang dikeluarkan BMKG,” tegas dia, Jumat (25/12).
Ia menambahkan, berdasarkan hasil pemantauan perkembangan musim hujan hingga menjelang akhir Desember 2020 menunjukkan bahwa sebanyak 85 persen zona musim (ZOM) di wilayah Indonesia telah memasuki musim hujan. Sedangkan 15 persen sisanya belum memasuki musim hujan. “Musim hujan tahun 2020/2021 kali ini diwarnai oleh latar belakang fenomena iklim global La Nina yang terjadi sejak awal Oktober 2020 dan diprediksi akan berlangsung hingga Mei 2021 dengan intensitas La Nina Moderat menjadi La Nina Lemah pada Maret 2021,” kata Dwikorita
Sementara itu, Deputi Bidang Meteorologi, Guswanto menyebutkan, cuaca sepekan kedepan yaitu pada 25-27 Desember 2020 terdapat potensi hujan lebat dengan curah hujan 50-100 mm/hari. Wilayahnya meliputi Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, NTB, Sebagian Kalimantan, serta hampir seluruh Sulawesi ditambah Papua Barat dan Papua. Sedangkan untuk akhir tahun yaitu tanggal 28-31 Desember 2020, diprakirakan potensi hujan lebat akan terjadi di Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, NTB, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Papua Barat dan Papua.
Pada bagian lain, Forecaster BMKG Stasiun Meteorologi Kertajati, Kabupaten Majalengka, Ahmad Faa Izyn (Faiz), menyampaikan seluruj informasi cuaca dan perkembangannya dapat diakses melalui saluran layanan informasi cuaca 24 jam. Dengan website https://www.bmkg.go.id, media sosial @infoBMKG, aplikasi iOS dan android “Info BMKG” atau dapat langsung menghubungi kantor BMKG terdekat. “Jika membutuhkan informasi bisa juga langsung menghubungi petugas kami,” kata Faiz. (Hendra Sumiarsa)












