Waduh…. Debit Air Waduk Cipancuh Kelebihan 2 Juta Meter?

Img 20210113 Wa0003

EDITOR.ID, Indramayu,- Waduk Cipancuh yang berada di perbatasan dua kecamatan yakni Haurgeulis dan Gantar Kabupaten Indramayu berstatus waspada menyusul terjadinya peningkatan debit air di atas normal.

Pada Rabu (13/1), debitnya mendekati 8 juta meter?, jauh dari batas normal yang hanya sebesar 6 juta meter?. Kelebihan 2 juta meter? memunculkan kekhawatiran.

Dikawatirkan terjadi limpasan besar, bahkan tanggul jebol karena kapasitas air semakin besar dari batas normal. Jika itu terjadi, akan menenggelamkan sawah dan permukiman warga di Kecamatan Haurgeulis. Karenanya aparat pun disiagakan 24 jam, memantau Waduk Cipancuh.

Lebih besarnya volume air Waduk Cipancuh dari biasanya dipicu intensitas hujan yang tinggi. Aliran air dari sungai-sungai kecil ke waduk seluas 700 hektare itu semakin menambah debit.

Beberapa sungai itu adalah Sungai Cibiuk, Sungai Ciseuseupan, Sungai Cipancuh, Sungai Cihoe, dan Sungai Cikeludan.

“Statusnya waspada, kondisinya terus kami pantau. Ada petugas gabungan dan rekan-rekan dari penanggulangan bencana alam selama 24 jam memonitor,” ungkap Camat Haurgeulis, Rory Firmansyah, Rabu (13/1).

Sekadar informasi, Waduk Cipancuh sebagian besar masuk dalam wilayah Desa Situraja Kecamatan Gantar. Waduk Cipancuh mempunyai manfaat yang cukup besar bagi masyarakat sekitar.

Fungsi utama waduk ini adalah untuk menampung air pada musim hujan dan mengalirkannya ke sungai irigasi disekitarnya. Kapasitas air di waduk ini maksimal 8vjutaan meter?.

Jangkauan sistem irigasi yang berasal dari waduk ini mencakup area persawahan untuk 5 kecamatan di Indramayu barat yakni Gantar, Haurgeulis, Kroya, Anjatan dan Bongas. (Hendra Sumiarsa)

Leave a Reply