Settia

Untung Ratusan Juta Rupiah, Pengoplos Elpiji di Pemalang Dibekuk Polisi

Pemalang – Polres Pemalang, Senin (20/1) merilis kasus pengoplosan elpiji bersubsidi 3 kilogram ke non subsidi 12 kilogram. Pelaku berinisial IA ditangap saat melakukan pengoplosan di pangkalan miliknya di Dusun Kebonsari, Kelurahan Petarukan, Kecamatan Petarukan Sabtu (18/1).

Dalam aksinya, pelaku dibantu oleh karyawannya, berinisial MKK (24) yang sebelumnya telah diajari bagaimana cara memindahkan elpiji 3 kilogram ke dalam tabung 12 kilogram.

Dari penulusuran petugas, pelaku setiap hari menyiapkan 100 tabung elpiji 3 kilogram untuk dipindahkan ke tabung kosong ukuran 12 kilogram.

“Perbandingannya, 1 tabung 12 kilogram diisi 4 tabung ukuran 3 kilogram,” kata Kapolres Pemalang, AKBP Edi Suranta Sitepu.

Dalam setiap hari, lanjut AKBP Edy Suranta, pelaku mampu memindahkan isi dari 60 tabung elpiji 3 kilogram ke dalam 15 tabung ukuran 12 kilogram. Setelah berhasil dipindahkan, pelaku kemudian menimbang elpiji 12 kilogram tersebut sebelum dijual.

Sedangkan sisanya, yakni 40 tabung elpiji 3 kilogram dijual langsung ke konsumen tanpa dioplos. “Untuk penjualannya, pelaku mengantarkan langsung kepada pembeli dengan menggunakan mobil pick up,” katanya.

Menurut dia, pengoplosan elpiji 3 kilogram ke tabung 12 kilogram dilakukan pelaku sejak setahun terakhir dengan keuntungan mencapai ratusan juta rupiah.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat pasal 55 jo pasal 53 huruf a,b dan d serta UU RI Nomor 22 Tahun 2001 tentang minyak dan gas bumi dan atau pasal 32 (2) Jo pasal 30 UU RI Nomor 2 Tahun 1981 tentang metrologi legal dengan ancaman hukuman 6 tahun penjara.

“Selain mengamankan pelaku, kami juga telah mengamankan barang bukti berupa 87 tabung 3 kilogram dan 190 tabung 12 kilogram,” jelasnya.

Sementara itu, tersangka IA kepada perugas mengaku bahwa dirinya membeli isi tabung elpiji 3 kilogram dari agen PT Sinar Harapan Sejati dengan harga Rp 14.250. Kemudian dijual kembali setelah isinya dipindah ke tabung 12 kilogram dengar harga Rp 125.000 per tabung.

“Setiap hari sekitar 15 tabung 12 kilogram yang dijual. Keuntungan sekitar Rp 705.000 perhari,” kata IA. (dealova)

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *