Tribuana Shooting Championship (TSC) Panglima Kopassus Cup 2026, Prestasi Menembak Menuju Indonesia Emas

Ketua Dewan Redaksi EDITOR.ID, Asri Hadi mendapat undangan dan hadir meliput di Kejuaraan menembak Piala Panglima Kopassus. Asri Hadi ikut menyaksikan bagaimana para atlet menembak menunjukkan kepiawaian dan kejeliannya dalam membidik sasaran.

Asri Hadi Bersama Panglima Kopassus Letjend TNI Djon Afriandi S. IP. MS. (Kanan Atas) Asri Hadi Bersama Letjen TNI Pur Chairawan (Kanan Bawah)

Jakarta, EDITOR.ID,- Tribuana Shooting Championship (TSC) 1 Panglima Kopassus Cup 2026 menjadi ajang untuk memunculkan bibit atlet menembak yang mampu mencetak prestasi dan mengharumkan nama bangsa. Kejuaraan memperebutkan piala bergilir Panglima Kopassus tersebut digelar di Lapangan Tembak Kopassus Cijantung, Jakarta Timur pada 29 Januari-1 Februari 2026.

Kejuaraan tersebut diikuti ratusan atlet dari berbagai daerah dan mempertandingkan 12 nomor International Shooting Sport Federation (ISSF).

Ketua Dewan Redaksi EDITOR.ID, Asri Hadi mendapat undangan dan hadir meliput di Kejuaraan menembak Piala Panglima Kopassus. Asri Hadi ikut menyaksikan bagaimana para atlet menembak menunjukkan kepiawaian dan kejeliannya dalam membidik sasaran.

“Kejuaraan ini sangat penting sekali dalam rangka mencetak bibit unggul atlet menembak. Hasil dari kejuaraan ini nantinya dapat menjadi motivasi bagi atlet-atlet lainnya untuk terus berlatih dan meningkatkan prestasi,” ujar Asri Hadi disela-sela Kejuaraan Menembak Panglima Kopassus Cup 2026 di Lapangan Tembak Cijantung, Markas Kopassus Jakarta Timur, Minggu (1/2/2026)

Pembukaan kejuaraan menembak ini resmi dibuka secara simbolis oleh Wakil Panglima Kopassus, Mayjen TNI Ferdial Lubis pada 29 Januari 2026.

Rangkaian kegiatan diawali dengan uji coba lapangan dan zeroing senjata hari ini, 28 Januari 2026. Selanjutnya, pertandingan resmi digelar selama empat hari dengan jadwal padat di sejumlah lapangan tembak Kopassus dan fasilitas menembak di Senayan.

Ajang ini mempertandingkan beragam kategori, mulai dari pistol presisi dan eksekutif, IPSC Level 2, high power rifle, tactical prone, hingga air rifle & air pistol.

“Ajang ini bukan sekadar kompetisi, melainkan menguji ketepatan, kecepatan, dan kekompakan prajurit mulai dari kategori menembak eksekutif hingga uji presisi di medan rintangan,” demikian keterangan Penkopassus.

Ketua panitia pelaksana sekaligus Waas Intel Kopassus, Kolonel Inf Sang Ngurah Wikrama menyebut selain nomor utama, ajang ini juga mempertandingkan sejumlah kategori khusus, di antaranya IPSC Level II, tactical shoot, spotting hunter, serta kelas youth dan super youth yang ditujukan untuk pembinaan atlet usia dini.

Untuk menambah daya tarik, kompetisi ini turut menghadirkan kategori “Best of The Best” dan “Best Costume”

Persaingan ketat tak menghalangi dominasi atlet-atlet DKI Jakarta yang tampil membawa nama berbagai klub menembak di bawah naungan Perbakin DKI.

Total 11 medali berhasil diboyong, terdiri dari 3 emas, 4 perak, dan 4 perunggu.

Tiga emas diraih dari nomor 10 meter Air Pistol Women Individu oleh Angela Merici, 10 meter Air Pistol Women Team, serta 10 meter Air Rifle Men Youth oleh Pramudio Mudiono.

Empat perak disumbangkan dari nomor beregu dan super youth, baik di kategori air rifle maupun air pistol, yang didominasi atlet-atlet muda potensial.

Sementara empat perunggu melengkapi raihan medali DKI Jakarta, menegaskan konsistensi pembinaan atlet tembak sebagai modal menuju kejuaraan nasional dan internasional.

Kegiatan yang digelar di Makopassus Cijantung dan Lapbak Senayan ini merupakan bentuk nyata Pembinaan Teritorial dan upaya menanamkan unsur bela negara dan semangat kejuangan melalui prestasi menembak. ****

Leave a Reply