Jakarta, EDITOR.ID,- Bupati Pekalongan Fadia Arafiq benar-benar menggunakan kekuasaannya sebagai kepala daerah untuk mengeruk anggaran pemerintah daerah masuk ke kantong pribadi dan keluarganya. Ia menciptakan perusahaan keluarga yang dikelola suami dan anaknya. Perusahaan tersebut selalu memenangkan tender proyek pengadaan barang dan jasa dari anak buahnya, perangkat daerah yang tak berani “melawan perintah ibu”.
