Jakarta, EDITOR.ID,- Indonesia ternyata masih bergantung utang untuk menutupi defisit anggaran penerimaan dan belanja negara (APBN). Presiden Prabowo Subianto dikabarkan akan mengambil utang baru sebesar Rp 781,87 triliun pada 2026. Utang baru ini bertujuan untuk menambal defisit APBN 2026.
