Rocky Gerung Minta Pemimpin Baru Indramayu Libatkan Milenial

Img 20201205 Wa0007

EDITOR.ID, Indramayu – Kaum milenial merupakan elemen penting dalam perjalanan pemerintahan dimana pun. Keberadaannya dapat dijadikan tameng untuk menghalangi praktik korupsi pemerintah. Oleh karenanya pada momentum pemilihan kepala daerah (pilkada), setiap pemimpin baru yang terpilih harus melibatkan milenial dalam setiap rumusan kebijakan.

Pernyataan itu disampaikan pengamat politik Rocky Gerung (Roger) saat bertemu dengan Persatuan Wirausaha (Perwira) Milenial Kabupaten Indramayu saat berdiskusi dengan tema ‘Pilkada dan Harapan Milenial’ di Indramayu, Jumat (4/12). Dalam pandangan Roger, dalam tata kelola pemerintahan yang baik, milenial semestinya diposisikan pada tempat yang sangat penting karena masih memiliki pikiran-pikiran jernih. “Melekat dalam psikologi milineal adalah politic of hope, politik harapan. Jadi untuk (kemajuan) Indramayu ke depan harus melibatkan milenial. Maka kita ukur darimana pun, ketiadaan milenial berarti tidak ada perubahan,” ujar Roger.

Di tempat yang sama, calon wakil bupati (cawabup) nomor urut 1, Ratnawati, sependapat dengan apa yang disampaikan Roger. Menurut Ratnawati, milenial itu harus ikut berpartisipasi aktif dalam pilkada Indramayu ini. Ratnawati memandang, sumber daya yang dimiliki milenial di Kabupaten Indramayu merupakan modal kuat untuk membantu pemerintah dalam pembangunan. “Maka jika kami menang dalam pilkada, akan menerapkan program konkret untuk milenial. Selain terbukanya lapangan kerja, kami juga akan mencetak wirausahawan muda dari kalangan milenial,” tandas Ratnawati.

Calon wakil bupati yang berpasangan dengan calon bupati, Sholihin (lazim disebut pasangan Sholawat) ini, meyakini dengan kemapaman ekonomi, kalangan milenial akan menjadi kekuatan ekonomi baru di Indramayu. Kondisi tersebut juga akan ikut menghapus stigma negatif milenial karena pondasi ekonomi belum baik. “Kalau pondasi ekonomi dan pendidikan milenial, tentu akan memengaruhi sosial. Misalnya akan banyak nikah muda, walaupun memang bukan menjadi pilihan,” imbuh Ratnawati. (Hendra Sumiarsa)

Leave a Reply