Rebutan Jatah Menteri, NasDem PKB PKS Gencar Dukung Prabowo-Gibran

Nasdem dan PKB Dukung Jadi Koalisi Prabowo, Jatah Menteri Golkar Cs Bakal Berkurang?

Ketum Partai NasDem Surya Paloh Temui Presiden Terpilih Prabowo Subianto di Jalan Kertanegara Foto Instagram Official_NasDem

Partai Nasdem menyatakan bakal tetap mendukung pemerintahan Prabowo-Gibran selama 5 tahun ke depan.

Dalam pertemuan tersebut, Surya Paloh menyatakan bahwa partainya yang dulu menjadi pengusung utama Anies Baswedan dan Cak Imin menyatakan sikapnya terhadap pemerintahan mendatang.

Dia mengatakan secara tegas akan tetap mendukung pemerintah Prabowo-Gibran. Dengan kata lain, Partai Nasdem akan berdiri di dalam koalisi, tidak sebagai oposisi.

“Tantangan ke depan akan semakin besar dan dibutuhkan jiwa yang besar dari para elit bangsa. Maka dari itu, Partai Nasdem hari ini menegaskan akan mendukung penuh Pemerintahan Pak Prabowo dan Mas Gibran,” tuturnya di Kertanegara Jakarta Selatan, Kamis (25/4/2024) silam.

Surya Paloh membeberkan alasan perputaran arah politik Partai Nasdem untuk menjadi koalisi pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka. Alasan memilih berkoalisi dengan Prabowo-Gibran bukannya tanpa sebab.

Surya Paloh berpandangan bahwa Indonesia di masa mendatang bakal menghadapi banyak tantangan, maka dari itu pemerintahan Prabowo-Gibran yang baru butuh banyak dukungan, terutama dari Partai NasDem selama 5 tahun ke depan untuk membawa Indonesia menghadapi tantangan ke depannya.

Dukungan Partai Nasdem, lanjutnya, semata-mata diberikan karena menyangkut hajat hidup orang banyak.

“Apalagi saya katakan kepada saudara sekalian, kami berdua ini bukan baru saja kenal 1-2 tahun saja, tetapi sudah puluhan tahun. Kami berdua ingin bangsa ini maju,” tuturnya.

Menurut Paloh, untuk menjadi oposisi pada pemerintahan Prabowo-Gibran bisa setiap saat. Sementara untuk berkoalisi tidak bisa. Meskipun kini Nasdem menjadi koalisi di Pemerintahan Prabowo-Gibran, namun Paloh memastikan pihaknya tetap akan menjaga nalar dan daya kritis terhadap Prabowo-Gibran.

“Kami tetap mengedepankan objektivitas. Tetap menjaga nalar dan daya kritis ya,” katanya.

PKB Menyusul?

Selain Partai Nasdem, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang diketuai langsung oleh Cak Imin ikut menyusul ke gerbong Prabowo-Gibran. Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar resmi bertemu dengan Prabowo setelah putusan KPU pada Rabu (25/4/2024) silam.

Cak Imin sempat mengaku ingin kembali bekerja sama dengan Partai Gerindra untuk membangun Indonesia lebih maju dan lebih baik.

“Kami ingin terus bekerja sama untuk lebih produktif lagi. Apalagi Pak Prabowo akan menghadapi berbagai agenda pembangunan yang begitu menantang di masa yang akan datang,” tuturnya di DPP PKB Jakarta, Rabu (24/4).

Maka dari itu, Cak Imin mengaku sudah siap jika Prabowo Subianto mengajak PKB untuk berkoalisi dan membangun Indonesia yang lebih baik.

Leave a Reply