Ratnawati Isi Hari Terakhir Kampanye Kumpul Bareng Awak Media

Img 20201205 Wa0064

EDITOR.ID, Indramayu – Di hari terakhir masa kampanye, calon wakil bupati (cawabup) nomor urut 1, Ratnawati, memilih berkumpul bersama awak media. Acara yang diberi nama media gathering itu digelar di Kampus Hijau Karangampel Kabupaten Indramayu, Sabtu (5/12). Ikut mendampingi Ketua Tim Sukses pasangan ‘Sholawat’ (Sholihin-Ratnawati), Dedi Wahidi (Dewa), suami Ratnawati yang juga anggota DPR RI, Herman Khaeron dan anggota DPR RI dari partai koalisi ‘Sholawat’, Netty Prasetiyani Heryawan (PKS).

Dihadapan awak media yang hadir, Ratnawati menyampaikan terima kasih kepada tim sukses, relawan dan simpatisan partai pengusung (PKB, Demokrat, Hanura, PKS dan PPP) yang telah memberikan dukungan serta bekerja keras selama masa kampanye. Sedangkan untuk awak media, cawabup yang pernah menyandang predikat sebagai dokter teladan di Kabupaten Kuningan ini, mengungkapkan seluruh pemberitaan selama ini telah banyak memberikan dukungan positif. “Tanpa media, kami (Sholawat) tidak akan bunyi di masyarakat. Pemberitaan tidak ada yang negatif. Terima kasih untuk rekan-rekan media,” tutur Ratnawati seraya menyampaikan permohonan maaf jika selama masa kampanye telah mengganggu kenyamanan masyarakat dan pihak lain.

Senada dengan Ratnawati, Herman Khaeron, mengatakan media yang selama ini terlibat dalam kegiatan peliputan pasangan ‘Sholawat’ dinilai sangat independen. Namun sebagai pribadi yang telah mengenal betul kalangan media, Herman melihat ada kesamaan keinginan yakni usaha menuju perubahan yang lebih baik. Ia juga berpesan agar media tidak lelah mengajak masyarakat untuk menciptakan demokrasi yang jernih, memberi kesadaran untuk menghindari sikap pragmatis dan menolak ‘serangan faar’. “Sampaikan kepada masyarakat, bahwa kami (Sholawat) tidak sekadar mengumbar janji kampanye, karena keikutsertaan kami justru membawa misi perubahan besar membawa Indramayu lebih baik,” tandas pria yang akrab disapa Hero ini.

Menyoal praktik ‘serangan fajar’ (bagi-bagi beberapa jam sebelum pencoblosan), juga disampaikan politikus PKS, Netty Heryawan. Sebagai bagian dari koalisi, PKS bertekad memenangkan hati rakyat. Ia ingin memberikan harapan baru bagi masyarakat Indramayu. Ia berharap masyarakat memiliki kesadaran penuh bahwa memilih bukan hanya menghabiskan waktu di bilik suara tapi memiliki konsekuensi terhadap kehidupan mereka di lima tahun kedepan. ”

Masyarakat harus waspadai money politic. Semoga para paslon menggunakan cara yg sehat. Sebab kubu kami (Sholawat) berkomitmen menggunakan cara yang sehat dan demokratis,” ujar Netty sambil menambahkan pernyataan PKS telah menyiapkan 4.000 saksi di TPS untuk mengawal proses demokrasi dan suara kemenangan pasangan Sholawat.

Sementara itu, Ketua Tim Pemenangan pasangan ‘Sholawat, Dewa, mengajak semua kader, pendukung dan simpatisan merawat suara yang telah diraih selama masa sosialisasi. Ia juga meminta disisa hari menjelang pencoblosan 9 Desember nanti, agar seluruh pendukung tetap berbuat baik, tidak melakukan kegiatan yang mencederai demokrasi. “Kantung-kantung suara kami menyebar disemua kecamatan (31 kecamatan), maka dengan itikad baik untuk perubahan, saya yakin pasangan Sholawat akan dipilih rakyat untuk memimpin Indramayu selama lima tahun ke depan,” tegas Dewa. (Hendra Sumiarsa)

Leave a Reply