Jakarta, EDITOR.ID,- Presiden Prabowo Subianto menyempatkan diri melakukan ziarah ke makam kakek dan neneknya di pemakaman umum Oud Eik en Duinen di Den Haag, Belanda, Jumat (26/9/2025). Mantan Menteri Pertahanan di era pemerintahan Jokowi itu melakukannya di sela kunjungan kerja ke Kerajaan Belanda.
Ketum Partai Gerindra itu membagikan momen ziarahnya di media sosial Instagram. Dari foto yang dibagikannya terlihat Prabowo menundukkan kepala dan mengangkat kedua tangan, layaknya orang berdoa.
“Di sela-sela kunjungan resmi kenegaraan ke Kerajaan Belanda, saya menyempatkan diri berziarah ke pemakaman umum Oud Eik en Duinen di Den Haag,” tulis Prabowo melalui akun Instagram resminya @prabowo, Sabtu (27/9/2025).
Prabowo yang mengenakan jas dan peci hitam tampak berdoa di makam kakek dan neneknya. Prabowo menceritakan bahwa yang disemayamkan di makam tersebut merupakan orang tua dari ibu kandungnya, Dora Marie Sigar.
Makam yang didatangi Prabowo hanya satu. Dalam nisan tertulis nama kakek dan nenek Prabowo.
Kakek Prabowo dari pihak ibu bernama Phillip Frederik Laurens Sigar, sedangkan neneknya adalah Cornelie Emilie Sigar. Prabowo menuturkan keduanya wafat dan dimakamkan di Belanda pada tahun 1946.
“Di tempat ini, bersemayam Kakek dan Nenek saya orang tua dari Ibu saya, Dora Marie Sigar yaitu almarhum Phillip Frederik Laurens Sigar dan almarhumah Cornelie Emilie Sigar, yang wafat dan dimakamkan di Belanda pada tahun 1946,” jelas Prabowo.
Di Sela Kunker ke Belanda
Kehadiran Prabowo di Belanda dalam rangka mengunjungi Istana Huis ten Bosch, Den Haag, Belanda, Jumat (26/9/2025). Di sana ia disambut oleh Raja Belanda Willem-Alexander sebagai kepala negara, dan Ratu Máxima di Istana Huis ten Bosch, Den Haag.
Kunjungan Prabowo ke Istana Huis ten Bosch menjadi momen istimewa karena tidak hanya disambut oleh Raja Willem-Alexander sebagai Kepala Negara Belanda, tetapi juga Ratu Máxima.
Penyambutan oleh raja dan ratu secara bersamaan ini merupakan suatu hal yang jarang terjadi dan menjadi bentuk penghormatan tertinggi Kerajaan Belanda kepada Prabowo.
Pertemuan bersama pemimpin Belanda ini menjadi salah satu agenda utama Prabowo dalam rangkaian kunjungan kerjanya.
Setibanya di Istana Huis ten Bosch, Prabowo langsung berjalan menaiki tangga utama menuju pintu masuk Istana. Presiden Prabowo kemudian dipersilakan mengisi buku tamu untuk merekam kehadiran dan momen bersejarah kunjungan pemimpin negara sahabat di Istana tersebut.
Usai pengisian buku tamu, Presiden Prabowo selanjutnya menuju DNA Room, salah satu ruang kehormatan di Istana. Di ruang tersebut, dia disambut langsung oleh Raja Willem-Alexander dan Ratu Máxima.
Disambut Hangat
Kehangatan sambutan keduanya mencerminkan eratnya hubungan antara Indonesia dan Belanda yang terus berkembang dari masa ke masa.
Pertemuan dilanjutkan dengan sesi foto resmi bersama sebagai penanda awal pertemuan. Usai sesi foto, pertemuan resmi pun dimulai dalam suasana akrab dan penuh rasa saling menghormati.
Adapun dalam pertemuan itu Prabowo bersama Raja Willem-Alexander dan Ratu Máxima berdiskusi mengenai berbagai isu penting, termasuk penguatan hubungan bilateral kedua negara di berbagai bidang strategis.
Prabowo dan Raja Willem-Alexander sama-sama berlatar belakang militer, sebuah kesamaan yang menghadirkan keakraban tersendiri dalam pertemuan tersebut.
Pertemuan ini mencerminkan komitmen bersama Indonesia dan Belanda untuk terus mempererat hubungan, serta memperluas peluang kerja sama di masa mendatang. Pertemuan di Istana Huis ten Bosch sekaligus menjadi simbol keberlanjutan tradisi persahabatan antara kedua negara. (*)












