Petani Dari 3 Desa Protes SP Pertamina Jadi Sarang Tikus

Img 20210105 Wa0007

EDITOR.ID, Indramayu,- Keberadaan sebuah stasiun pengumpul (SP) hasil eksplorasi minyak di Kabupaten Indramayu diprotes petani dari tiga desa. Karena tidak dirawat, SP yang berlokasi di Karangbaru ini menjadi sarang tikus yang setiap musim mengancam tanaman padi petani.

Para petani itu berasal dari Desa Sukra Wetan, Sumuradem dan Karanglayung. Seratusan lebih petani mendatangi lokasi SP Karangbaru milik PT Pertamina EP Asset 3 Jatibarang itu guna menyampaikan keluhan.

Namun tidak ada pihak SP Karangbaru yang berkompeten, mereka hanya ditemui oleh petugas keamanan setempat. Meski begitu mereka tetap menyampaikan keluhan perihal ancaman gagal panen akibat serangan tikus yang bersarang di lahan SP Karangbaru itu.

Koordinator aksi petani, Suwardi alias Sewo menyampaikan, lahan luas milik SP Karangbaru kondisinya tak terawat. Hampir seluruh bidang dipenuhi belukar dan alang-alang. Kondisi itu menurut Sewo menjadikan tempat tinggal yang nyaman bagi kawanan tikus.

“Mereka (kawanan tikus) keluar masuk dari celah tembok keliling SP yang kondisinya juga tidak baik,” ungkap Sewo yang juga menjadi Ketua KTNA (Kontak Tani dan Nelayan Andalan) Kecamatan Sukra ini, Selasa (5/1).

Ia menjelaskan, lebih dari 300 hektare areal sawah yang ada di sekeliling SP Karangbaru. Sehingga, kata dia, jika pihak SP Karangbaru tidak segera melakukan tindakan, ancaman gagal panen akibat serangan hama tikus akan menimpa para petani.

“Mohon agar segera dibersihkan agar tidak menjadi tempat berkembangbiak tikus. Dan tembok keliling juga diperbaiki, menutup jalan keluar masuk tikus ke areal persawahan,” tukas Sewo.

Menerima keluhan itu,? salah satu petugas keamanan SP Karangbaru,?Rudi,? berjanji akan meneruskannya ke pimpinan
PT.?Pertamina EP Asset 3 Jatibarang. “Kami hanya petugas keamanan, tetapi aspirasi para petani akan segera kami sampaikan kepada manajemen dan pimpinan kami,” tandas dia. (Hendra Sumiarsa)

Leave a Reply