Bisnis  

Pertumbuhan Ekonomi Cukup Baik, PT Pakuwon Jati Tbk Bakal Bangun Hotel dan Mall dengan investasi 2 Triliun

Walikota Semarang Hevearita G Rahayu

Semarang, Jawa Tengah, EDITOR.ID,- Meski pusat perbelanjaan berupa mall ada sebagian yang pada gulung tikar. Ternyata tidak berpengaruh terhadap investor yang ingin menanamkan modalnya di Kota Semarang. Setelah pandemi covid mereda ternyata tidak menyurutkan pengusaha membangun hotel yang menyatu dengan mall dan sekarang ini sudah mulai berkembang.

Banyak investor yang ingin menanamkan investasi usahanya di kota Atlas ini, Karena kota Semarang ini sangat kondusif dan kini mengalami perkembangan perekonomian dengan baik.

” Melihat prospek yang cukup baik tersebut, PT Pakuwon Jati Tbk berencana akan melakukan invetasi besar-besaran di Kota Semarang,” ungkap Walikota Semarang, Hevearita G. Rahayu kepada awak media di Semarang, Kamis (15/2/2023).

Ita menyebutkan, pihak investor yang akan menanamkan modalnya dengan  nilai investasi yang cukup besar itu, tidak lain adalah konglomerat yang sudah mempunyai usaha di Jawa Timur.

” Investasi yang akan digelontorkan oleh investor tersebut tidak main main, yaitu dari Pakuwon yang nilainya mencapai Rp 2 triliun,” ujarnya.

Dengan investasi sebesar itu, pihaknya berharap, setidaknya dengan investasi tersebut bisa menyerap tenaga kerja dan bisa terealisasi pada tahun 2023 ini. Rencananya, PT Pakuwon Jati akan berinvestasi dengan membangun mal, hotel hingga apartemen.

“Jadi beberapa waktu lalu sudah ada rencana sebuah perusahaan properti melakukan investasi di Semarang. Ada mall, hotel apartemen, pusat perbelanjaan. Kami harap 2023 segera terealisasi,” katanya.

Melihat prospek yang cukup baik dari pengusaha yang mempunyai jaringan usaha cukup besar, kata Ita, pihaknya  mempertemukan dengan dinas terkait untuk mengurus perizinan.

” Tujuannya tidak lain adalah agar pembangunan yang ada di Kota Semarang bisa mendapatkan dampak positif bagi kota Semarang,” katanya.

Ita menyampaikan, meski usaha yang akan dibangun nanti bakal memberikan kontribusi terhadap PAD, Pemkot Semarang juga sudah mengarahkan calon investor untuk bisa segera melakukan pengurusan perizinan, seperti analisis dampak lingkungan (amdal) dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH), analisis dampak lalu lintas (amdalalin) dengan Dinas Perhubungan (Dishub), keterangan rencana kota (KRK) dengan Dinas Penataan Ruang (Distaru), dan perizinan-perizinan lainnya dengan Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP).

“Hanya lokasinya saya tidak tahu, ditengah kota atau di pinggiran kota. Yang jelas nanti ada beberapa tempat. Saya sudah pertemukan dengan teman-teman dinas terkait. Yang penting kan transparan, izin-izin komplit,”ungkapnya.

Serap Tenaga Kerja 15 Ribu Orang

Terkait masuknya investasi dari Pakuwon ini, Mbak Ita mengharapkan bisa memberikan dampak positif bagi Kota Semarang, karena memang modal ini menjadi invetasi yang cukup besar. Bahkan disebut-sebut jika perusahan tersebut membutuhkan sekitar 15 ribu pekerja yang akan mengambil dari masyarakat Kota Semarang.

Leave a Reply