Pelaku yang merupakan anak korban mengalami luka parah usai berkelahi dengan ayahnya. RA diduga membunuh ibunya dan melukai sang ayah menggunakan senjata tajam.
Motif Pembantaian dan Perkelahian Anak dengan Orang Tua
Polisi menyebutkan kasus ini diduga dipicu oleh masalah bisnis keluarga. “Menurut informasi dari yang bersangkutan (bapaknya), ada masalah terkait pengelolaan keuangan dari usaha tersebut. Ayahnya ingin membenahi jangan sampai ada masalah dalam bisnis itu,” ujar Kompol Arief Budiharso.
Polisi menyatakan peristiwa itu diduga berawal dari permasalahan internal antara ayah BAM dan anak RA. BAM memiliki usaha terkait pengelolaan kardus, packing kardus, yang melibatkan RA.
Arief mengatakan usaha itu melibatkan RA sebagai penerus usaha keluarga. Namun RA diduga tak transparan mengenai masalah keuangan.
“Iya, usaha keluarga, dari bapaknya. Iya (anak) sebagai penerusnya kan diajarkan untuk mengelola bisnis, bagaimana caranya, bagaimana dengan supply, penjualan, dan lain-lainnya. Iya, mungkin arah ke arah situ (tak transparan mengenai keuangan),” ungkapnya.
Kronologi Kejadian
Kompol Arief Budiharso mengatakan bahwa insiden bermula ketika ada seorang saksi berinisial NA hendak membeli kardus pada BAM, melalui terduga pelaku RA anaknya.
“Kemudian korban BAM ke gudang menanyakan ketersediaan barang ke saksi lainnya inisial FA, dan kembali ke rumahnya,” kata Arief pada wartawan di lokasi, Kamis (10/8/2023).
Namun, sekira 10 menit berselang, saksi FA justru mendengar suara teriakan BAM meminta tolong dari dalam rumah.
“Kemudian saksi berlari ke kediamannya BAM, mendapati pintu rumah dalam keadaan terbuka. Lalu menuju ke kamar tempat suara minta tolong dengan kondisi terkunci dari dalam,” jelas Arief.
Kemudian, saksi mencoba mendobrak pintu kamar tapi tidak bisa. Ia pun meminta bantuan warga lainnya dan kemudian pintu berhasil didobrak, terlihat di dalam kamar ada BAM dan RA yang bersimbah darah.
“Jadi kronologinya jam 09.30 WIB itu masyarakat mendengar ada teriakan dari dalam rumah,” ujar Kompol Arief Budiharso.
Lalu, warga melakukan pertolongan terhadap keduanya untuk dibawa ke RS Sentra Medika dan segera menghubungi Piket Polsek Cimanggis.
“Lalu warga melakukan pertolongan terhadap keduanya untuk dibawa ke Rs Sentra Medika dan segera menghubungi Piket Polsek Cimanggis,” ucap Arief.
Lebih lanjut, Arief mengatakan bahwa warga mencoba mengecek bagian belakang rumah dan mendapati SW tergeletak tak bernyawa.
“Setelah dilakukan pengecekan oleh kepolisian terdapat korban meninggal dunia Ini SW yang tergeletak di dapur bersimbah darah dengan luka bacok di leher,” imbuhnya.












