Misteri Pemuda Polos Asal Desa Terpencil Ancam Akan Tembak Calon Presiden, Operasi Underground?

Pemuda Polos asal Desa Jauh dari Episentrum Politik di Jakarta Ancam Calon Presiden, Sulit Dinalar. Apakah Arjun melakukan ancaman kepada seorang Calon Presiden atas dasar ide, inisiatif dan pemikirannya dia sendiri. Atau Ada Mastermind Lain?

Arjun Wijaya Kusumo, Pemuda Polos Asal Desa Terpencil Ancam Akan Tembak Calon Presiden

Jakarta, EDITOR.ID,- Pria misterius yang mengancam akan menembak Calon Presiden Anies Baswedan sudah tertangkap. Jika melihat latar belakangnya, sulit diterima akal sehat dan logika pelaku memiliki “bahasa tingkat” sekelas mafia dalam ancamannya. Bicara soal hukuman jika menembak dan teror melalui media sosial.

Padahal ia hanyalah seorang pemuda asal sebuah desa terpencil di Desa Ngepoh, Kecamatan Dringu, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur. Namanya Arjun Wijaya Kusumo. Umurnya masih muda 23 tahun. Jika menilik “tingkat intelektualitasnya” sulit menerima logika bahwa ia bisa menggunakan kata-kata tingkat tinggi mengancam seorang Calon Presiden.

Dari sebuah desa yang jauh dari episentrum hingar bingar politik ditambah keluguan dan kepolosannya, ia tiba-tiba memiliki “kemampuan” menggegerkan isu tingkat nasional. Ia punya bahasa yang lancar mengancam akan menembak calon presiden sekaligus membahas dasar hukum jika menembak orang. Sulit dinalar.

Apalagi menurut keluarganya Arjun dikenal sebagai pemuda pendiam selama ini dan bekerja biasa. Bukan dari kelompok tertentu.

Keluarga dan Tetangga Tak Percaya dan Kaget Kok Bisa Arjun yang Polos Ancam Calon Presiden

Arjun Wijaya Kusumo atau AWK ditangkap polisi setelah menebar ancaman akan menembak capres nomor urut 1 Anies Baswedan. Oleh sebab itu tertangkapnya Arjun sontak membuat kaget keluarganya. Bahkan tetangga ikut kaget dan bingung dengan penangkapan Arjun.

“Orangnya pendiam, tidak pernah kemana-mana. Sehari-harinya hanya bekerja saja,” kata Siti Mudrika, salah satu tetangga Arjun di Desa Ngepoh sebagaimana dilansir dari detikJatim, Sabtu (13/1/2024).

Sementara itu, Wulandari kakak kandung Arjun mengaku baru mengetahui penangkapan adiknya setelah dihubungi polisi karena masalah pengancaman penembakan capres Anies Baswedan.

“Baru tahunya setelah ditelepon polisi itu. Diberitahu masalah pengancaman di media sosial,” terang Wulan.

Pelaku Ditangkap Di Dusun Kerajaan Desa Ambulu Jember

Pelaku ditangkap di Dusun Kerajaan, Desa Ambulu, Kecamatan Ambulu. Penangkapan terjadi hari ini, Sabtu (13/1/2024) sekitar pukul 09.30 WIB.

Pelaku ditangkap melalui kerja gabungan dari Subdit Siber Ditkrimsus Polda Jatim yang di-backup oleh Direktorat Siber Bareskrim Polri.

Apakah Arjun melakukan ancaman kepada seorang Calon Presiden atas dasar ide, inisiatif dan pemikirannya dia sendiri. Ataukah grand desain dalam kasus ini. Ada mastermind yang menggerakkan dan me remote dirinya untuk melakukan itu. Semacam operasi underground dengan sistem sel terputus dengan melibatkan orang polos dan orang lugu. Adakah missing link yang bisa menjawab ini?

Arjun Cerdas Pake Akun Samaran Ancam Calon Presiden

Sebagaimana diketahui Capres nomor urut 01 Anies Baswedan mendapatkan ancaman penembakan di media sosial. Meski polos dan lugu si pelaku bernama Arjun ini termasuk berotak cerdas. Ia bisa menggunakan nama samaran di akunnya yakni @rifanariansyah untuk men- ‘teror’ Calon Presiden Anies Baswedan. Dalam kolom komentarnya ia mencuit kata-kata berikut :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Comment moderation is enabled. Your comment may take some time to appear.

%d bloggers like this: