Mission Imposible Skuad Garuda Hadapi Filipina, Mampukah Menang?

Pelatih asal Korea Selatan itu menilai, mencuri kemenangan dari Filipina itu bukan lantaran timnya kalah telak dari Irak di laga sebelumnya.

Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae Yong Bersama Pemainnya Rafael Struick

“Jadi kami mencoba menyesuaikan gaya permainan kami untuk menghadapi Filipina, kami sudah Bersiap dengan baik jadi anda dapat melihat pertandingan yang menarik besok,” ujarnya.

Sementara itu, dari sisi pemain, Rafael Struick memberikan pandangannya mengenai laga malam ini.

“Seperti yang disampaikan oleh pelatih, kami melewati perjalanan panjang untuk tiba di sini, tapi saya rasa kondisi kami sudah lebih baik setelah istirahat yang cukup,” katanya.

Raffael Struick

“Hari ini adalah latihan terakhir sebelum pertandingan. Saya pikir kami telah melakukan persiapan dengan baik untuk mendapatkan tiga poin (kemenangan). Saya tahu Filipina bisa jadi lawan berat, tapi saya pikir jika kami melakukan yang terbaik sesuai skema yang kami latihan, kami bisa membawa tiga poin.”

Rafael juga mengungkapkan level kepercayaan dirinya dan tim usai kekalahan dari Irak dan kini akan bertemu Filipina.

“Ya kami memang kalah dari Irak, itu terjadi dan itu sudah lewat. Saat ini kami fokus untuk pertandingan selanjurnya menghadapi Filipina. Bagi saya, kami hanya ingin memenagkan setiap pertandingan, siapa pun lawannya. Jadi baik ini Irak maupun Filipina, kami akan tetap datang ke lapangan dengan tekad tinggi untuk meraih kemenangan,” ungkapnya.

“Kami memang kalah dalam pertandingan dengan Irak, sebuah kekalahan telak. Tapi itu hal biasa dalam sepak bola, dai kami sudah beranjak dari kekalahan itu.”

“Saya pikir kami masih memiliki tim dengan kualitas baik. Jadi kepercayaan diri dalam tim masih tinggi. Mungkin kami mendapat sedikit tekanan karena kalah di pertandingan pertama. Tapi saya pikir itu hal biasa di sepak bola, itu bukan hal buruk dan kami akan fokus untuk meriah kemenangan besok,” tutupnya.

Di kubu Filipina, bek Christian Rontini mengatakan para pemain The Azkals harus memanfaatkan faktor tuan rumah saat melawan Timnas Indonesia pada Kualifikasi Piala Dunia 2026, Selasa (21/11).

Lebih dari 10 ribu suporter hadir di Stadion Rizal Memorial saat timnas Filipina dikalahkan Vietnam 0-2 pada laga pertama Kualifikasi Piala Dunia 2026, 16 November lalu.

Rontini mengaku kagum ada lebih dari 10 ribu suporter hadir di stadion untuk menyaksikan laga timnas Filipina. Pasalnya, momen itu jangan terjadi dalam sepak bola Filipina. Untuk itu pemain Persita Tangerang itu mengatakan timnas Filipina harus memanfaatkan dukungan suporter saat melawan Indonesia.

“Pendekatan mental kami untuk pertandingan melawan Indonesia adalah kami harus memulai laga dengan kuat. Kami harus langsung tampil bagus sejak menit pertama. Kami harus membuat Indonesia paham kalau kami bermain di rumah sendiri,” ujar Rontini.

Leave a Reply