EDITOR.ID, Indramayu – Berbeda dengan gereja lain, pelaksanaan Misa Natal di Gereja Kristen Indonesia (GKI) Indramayu berlangsung secara virtual, Kamis (24/12). Tidak tampak adanya kerumunan jemaat gereja, semua menyimak kekabtian dari tempat masing-masing. GKI sengaja melaksanakan misa secara virtual untuk mencegah persebaran covid-19.
Pendeta GKI Indramayu, Markus Hadinata, mengatakan Misa Natal lewat virtual sudah jauh-jauh hari disampaikan kepada jemaat GKI. Mereka bisa mengikutinya melalui live streaming Youtube GKI. “Kami sadar betul covid-19 masih mewabah. Sebagai peran serta gereja atas upaya mencegah penyebarannya, kami laksanakan Misa Natal secara virtual saja,” ungkap Pendeta Markus.
Ia menjelaskan, kegiatan Misa Natal secara virtual prinsipnya sama dengan pelaksanaan saat kondisi normal. Yang membedakan, kata dia, jemaat tidak hadir di gereja. Untuk mendukung live streaming tersebut, pihak GKI menyiapkan semua perangkat yang dibutuhkan untuk menunjang kelancaran ibadat mereka. “Yang ada di gereja hanya tim multimedia, pendeta dan penatua saja,” ujar dia.
Meski digelar berbeda saat kondisi normal, Misa Natal secara virtual itu ia harapkan tidak mengurangi kekhusyukan para jemaat dalam beribadah. “Semoga nilai kekhusyukannya sama dengan ibadah hadir langsung di gereja,” tukas dia.
Sementara itu, pelaksanaan Misa Natal pada Kamis (24/12) malam disejumlah gereja di Indramayu tampak berlangsung aman dan lancar. Aparat gabungan juga terlihat berjaga di semua gereja dan setiap sudut kota untuk mengantisipasi adanya gangguan ketertiban dan keamanan saat umat kristiani merayakan Hari Raya Natal tahun 2020 ini. Personel bermotor dari Satuan Sabhara Polres Indramayu juga tampak berpatroli berkeliling kota. (Hendra Sumiarsa)












