Marselino Cetak 2 Gol, Garuda Muda Bantai Hongkong 5-1 dan Samai Selisih Gol Vietnam 9-1

Keberhasilan Garuda muda mengejar selisih gol berkat dua gol yang disumbang pemain pengganti Marselino Ferdinan di 10 menit terakhir. Begitu diturunkan oleh pelatih Shin Tae Yong di babak kedua, Marselino langsung mencetak dua gol.

Jakarta, EDITOR.ID,- Timnas Indonesia U-20 akhirnya mampu tampil di puncak klasemen Grup F bersama Vietnam setelah memiliki selisih gol yang sama, memasukkan 9 gol dan kemasukan 1 gol.

Keberhasilan Garuda muda mengejar selisih gol berkat dua gol yang disumbang pemain pengganti Marselino Ferdinan di 10 menit terakhir. Begitu diturunkan oleh pelatih Shin Tae Yong di babak kedua, Marselino langsung mencetak dua gol.

Garuda muda akhirnya mampu melumat Hong Kong 5-1 pada pertandingan Grup F Kualifikasi Piala Asia U-20 2023 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, pada Jumat (16/9/2022).

Kemenangan dengan skor 5-1 ini juga membuat gol yang dicetak Indonesia sama dengan Vietnam. Memasukkan 9 gol dan kemasukan 1 gol. Dan posisi klasemen seimbang tidak ada puncak klasemen.

Sebab pada laga sebelumnya Vietnam mampu menghajar Timor Leste dengan skor 4-0 dan menang atas Hongkong 5-1. Hasil yang sama juga diraih Timnas Indonesia saat membantai Timor Leste 4-0 dan malam ini sukses menghajar Hongkong 5-1 untuk menyamai Vietnam.

Kemenangan 5-1 Indonesia masing-masing disumbang melalui gol Rabbani Tasnim pada menit ke-10, Alfriyanto Nico menit ke-22, dan Zanadin Fariz pada menit ke-43. Kemudian dua gol diborong Marselino pada menit ke-86 dan 88.

Pelatih Shin Tae Yong sebenarnya mulai khawatir karena di babak kedua performa permainan anak-anak Garuda mulai menurun. Punggawa Timnas U-20 yang sudah mengantongi kemenangan 3-0 di babak pertama, di babak kedua justru menurun. Tak mampu membangun serangan dalam skema yang terukur. Antar pemain banyak melakukan kesalahan passing.

Bahkan Hongkong mampu mencuri gol dari tendangan rebound Chen Ngo Hin yang menyebabkan skor berubah 3-1.

Hasil skor 3-1 membuat posisi Timnas Indonesia menduduki posisi kedua atau runner up di klasemen Grup F. Pasalnya, Indonesia kalah selisih gol dari Vietnam yang total golnya 9-1 (vs Hongkong 5-1 dan Timor Leste 4-0). Sementara Indonesia hanya 7-1 gol (vs Timor Leste 4-0 dan Hongkong 3-1).

Namun Timnas masih punya harapan untuk menyamakan jumlah gol dengan Vietnam agar bersama-sama duduk di peringkat pertama. Karena malam itu masih ada 10 menit sisa laga melawan Hongkong yang berpeluang mengubah keadaan.

Disaat genting ini, Pelatih Timnas Indonesia U-20 Shin Tae Yong cerdas mengambil keputusan untuk mengejar dua gol agar menyamai Vietnam. Maka ia menurunkan wonderkid Marselino Ferdinan dan Robby Darwis. Kedua pemain utama yang disimpan untuk laga melawan Vietnam nanti, akhirnya diturunkan di 10 menit akhir laga melawan Hongkong.

Keputusan pelatih Shin Tae Yong sangat tepat. Setelah menurunkan Marselino yang dikenal mampu menjadi dirijen permainan dan Robby Darwis, efektivtas dan performa permainan anak-anak Garuda muda kembali bangkit memainkan permainan umpan tik tak tempo tinggi. Sehingga beberapa kali menyulitkan pemain belakang Hongkong.

Puncaknya ketika Marselino Ferdinan membayar kepercayaan sang pelatih yang menurunkan dirinya. Marselino akhirnya mampu membuat kemenangan Timnas U-20 menjadi 5-1 melalui dua gol yang di borongnya hanya selisih di 10 menit terakhir sebelum pertandingan berakhir.

Marselino mampu menunjukkan kelasnya sebagai pemain hebat. Pada menit ke-86 di celah sempit dari dalam kotak penalti, Marselino melepaskan tendangan keras meluncur deras menjebol gawang tanpa bisa digapai kiper Hong Kong. Gollll. Marselino mampu menambah keunggulan Garuda muda menjadi 4-1.

Tak sampai disitu, Marselino kembali mencetak gol keduanya pada menit ke-88 melalui tendangan pinalti. Pinalti ini diberikan wasit karena Marselino dilanggar pemain belakang Hongkong. Tak ingin menyia-nyiakan kesempatan. Marselino mampu menuntaskan tendangan pinalti menjadi gol. Timnas menambah keunggulan menjadi 5-1.

Jalanya Pertandingan

Sejak menit pertama pemain Garuda muda sudah mengepung area pertahanan Hongkong dan beberapa kali mengancam gawang lawan. Sayang peluang yang ada belum bisa dikonversi menjadi gol.

Namun para pemain Garuda muda tak patah semangat. Sepanjang babak pertama, anak-anak Garuda terus melakukan penyerangan. Dan usaha tersebut akhirnya membuahkan hasil.

Gol pertama buat merah putih diperoleh pada menit ke-10 melalui tendangan keras Rabbani Tasnim. Gol ini menjadi pemacu semangat anak-anak. Sebab setelah itu isentif serangan makin berdatangan silih berganti dari para pemain Garuda.

Giliran Alfriyanto Nico membuat gemuruh stadion setelah ia mencetak gol pada menit ke-22. Dan gol ketiga dihasilkan oleh Zanadin Fariz pada menit ke-43. Menutup babak pertama Timnas U-20 sudah unggul dengan skor 3-0.

Namun di babak kedua tempo permainan Timnas mulai menurun. Bahkan Hongkong sudah mulai melakukan serangan balik berbahaya.

Di menit ke-52 Indonesia sempat mendapatkan peluang lewat sontekan Rahmat Beri Santoso usai meneruskan umpan mendatar Nico. Namun tembakannya masih melenceng tipis di sisi kiri gawang Hong Kong.

Menurunnya performa permainan anak-anak Garuda dimanfaatkan pemain Hongkong. Hingga pada menit ke-58 pemain Hong Kong mampu memperkecil ketertinggalan menjadi 1-3 lewat gol penalti

Hong Kong mendapatkan penalti setelah Ahmad Rusadi melakukan handball di kotak penalti saat mencoba mengantisipasi serangan udara Hong Kong.

Bukan hanya mendapat penalti, Indonesia harus mengalami kerugian lantaran dalam momen tersebut kiper Cahya Supriyadi mengalami cedera parah di bagian kepala dan tidak bisa melanjutkan permainan pada menit ke-58.

Cahya Supriyadi harus ditandu keluar lapangan dan langsung dibawa menggunakan ambulans usai kepalanya tidak sengaja terinjak kaki Rahmat Beri Santoso.

Dalam situasi ini para pemain Hong Kong menunjukkan respeknya dengan mendesak agar petugas medis dan ambulans bergerak cepat untuk melakukan penanganan terhadap Cahya.

Karena tak bisa melanjutkan permainan Cahya Supriyadi harus digantikan oleh kiper pelapis Indonesia Aditya Arya Nugraha.

Aditya Arya langsung menghadapi penalti Hong Kong yang dieksekusi Chen Ngo Hin. Pada tembakan pertamanya Aditya mampu membaca arah bola Chen Ngo Hin, tapi bola reboundnya masih mengarah ke kaki Chen Ngo Hin untuk membobol gawang Indonesia. Hong Kong pun berhasil memperkecil ketertinggalan menjadi 1-3 dari Indonesia.

Pada menit ke-81 Indonesia dapat peluang bagus lewat sundulan Achmad Maulana yang masih membentur tiang gawang sebelah kiri Hong Kong usai meneruskan umpan dari tendangan bebas Marselino Ferdinan.

Marselino akhirnya mampu menambah keunggulan Timnas Indonesia saat pada menit ke-86 mampu mencetak gol melalui tendangan keras di celah sempit dan dalam kawalan pemain belakang Hongkong. Bola meluncur deras di sudut kiri tiang gawang tanpa bisa dijangkau penjaga gawang. Gol! Skor berubah 4-1.

Gol ini tercipta usai Robi Darwis mengirimkan umpan terobosan dari sisi kanan yang langsung disambut tendangan Marselino yang berhasil mengarah ke sudut tiang sebelah kanan Hong Kong.

Pada menit ke-88 Indonesia mendapatkan penalti setelah Marselino dijatuhkan pemain Hong Kong Yim Kai Cheuk. Marselino langsung mengambil eksekusi penalti dan berhasil mengecoh kiper Hong Kong. Indonesia unggul 5-1 atas Hong Kong.

Indonesia kembali mengancam gawang Hong Kong pada menit ke-90+2 lewat sundulan Rabbani. Sayang sundulannya masih dapat ditepis kiper Hongkong.
Susunan Pemain

Indonesia U-20 XI: Cahya Supriyadi; Ahmad Rusadi, Barnabas Sobor, Dia Syayid Alhawari; Zanadin Fariz, Achmad Maulana, Doni Tri Pamungkas, Arsa Ramadan; Alfriyanto Nico, Rabbani Tasnim Siddiq, Rahmat Beri Santoso

Hong Kong U-20 XI: Pong Cheuk Hei; Ryan Lee, Xavier Chang, Law Cheuk Hei; Ellison Tsang, Tang in Chim, Sohigo Ichikawa, Osmond Chan, Lee Lok Him;Chen Ngo Hin, Adriel Chan, (tim)