Mahfud MD Janji Kawal Kasus Mega Korupsi Menara BTS Rp8 Triliun, Dua Alat Bukti Sudah Cukup Menyeret Pelaku ke Meja Hijau

Dan setelah dihitung dari uang yang dikucurkan dari APBN untuk membangun Menara BTS tersebut sebesar Rp 10 triliun, sebesar Rp 8 triliun hilang ditilep para pejabat berkonspirasi dengan para vendor dengan menciptakan seolah-olah proyek sudah selesai dibangun. Padahal menara BTS nya mati dan tak bisa beroperasi.

Menko Polhukam Prof Mahfud MD

“Tapi jika sudah ada dua alat bukti yang cukup kuat dan masih ditunda-tunda dengan alasan untuk menjaga kondusivitas politik, maka itu bertentangan dengan hukum. Jika sudah cukup dua alat bukti, memang sudah seharusnya status hukumnya ditingkatkan,” kata Mahfud.

Mahfud meminta masyarakat percaya dengan proses hukum yang sedang berjalan. Ia memastikan akan ikut mengawal kasus tersebut.

“Jadi, yakinlah dan tunggu saja proses peradilan atas kasus yang dihadapi Pak Plate ini. Sebagai Menko Polhukam, saya akan terus mencermati dan ikut mengawal,” pungkas Mahfud.

Johnny G Plate Jadi Tersangka Bersama Lima Pelaku, Uang Ditilep Rp 8 Triliun

Johnny G Plate awalnya diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi proyek BTS pada Rabu (17/5/2023). Namun, dalam hitungan jam, status Johnny naik menjadi tersangka.

Dengan tangannya diborgol dan mengenakan rompi tahanan berwarna merah muda, orang kepercayaan Surya Paloh itu langsung dibawa ke mobil tahanan untuk dibawa ke Rutan Kejaksaan Agung di Salemba.

Kejagung menjamin sudah menemukan cukup bukti untuk menetapkan Johnny sebagai tersangka. Namun, Kejagung belum menjelaskan detail bukti-bukti yang dimaksud.

“Berdasarkan hasil pemeriksaan hari ini, setelah kami evaluasi, kami simpulkan telah terdapat cukup bukti yang bersangkutan diduga terlibat di dalam peristiwa tindak pidana korupsi proyek pembangunan infrastruktur BTS 4G paket 1, 2, 3, 4, dan 5,” ujar Direktur Penyidikan (Dirdik) Jaksa Agung Muda Pidana Khusus Kejagung Kuntadi di Kejagung, Jaksel.

Kuntadi kemudian menjelaskan peran Johnny G Plate dalam kasus ini. Dia mengatakan keterlibatan Johnny berkaitan dengan jabatannya selaku menteri dan pengguna anggaran.

“Yang bersangkutan diperiksa diduga keterlibatannya terkait jabatan yang bersangkutan selaku menteri dan selaku pengguna anggaran,” ujar Kuntadi.

Hasil Audit BPKP: Uang Negara yang Dirampok Para Pelaku Mencapai Rp 8 Triliun

Kepala BPKP Muhammad Yusuf Ateh mengungkap hasil perhitungan jumlah kerugian keuangan negara tersebut diserahkan ke Kejaksaan Agung. Total kerugian negara sebesar Rp 8.032.084.133.795 (Rp 8 triliun).

“Berdasarkan semua yang kami lakukan dan berdasarkan bukti yang kami peroleh, kami telah menyampaikan kepada Pak Jaksa Agung kami menyimpulkan terdapat kerugian keuangan negara sebesar Rp 8.032.084.133.795 (triliun),” kata Yusuf Ateh, dalam konferensi pers, Senin (15/5/2023).

Kerugian keuangan negara tersebut terdiri atas tiga hal biaya kegiatan penyusunan kajian pendukung, markup harga, dan pembayaran BTS yang belum terbangun.

Inilah Daftar Enam Tersangka Kasus Tilep Dana Pembangunan Menara BTS

Johnny G Plate menjadi tersangka keenam setelah sebelumnya Kejagung menetapkan lima tersangka dalam dalam kasus dugaan korupsi terkait proyek penyediaan infrastruktur BTS 4G infrastruktur pendukung paket 1, 2, 3, 4, 5 Bakti Kominfo tahun 2020-2022.

Leave a Reply