Jakarta, EDITOR.ID,- Letjen TNI Agus Widodo mendapatkan promosi jabatan dengan menduduki kursi Wakil Kepala Badan Intelijen Negara (BIN). Jenderal bintang tiga ini sebelumnya menjabat sebagai Dirjen Strategi Pertahanan (Strahan) di Kementerian Pertahanan (Kemhan). Jabatan baru Letjen Agus Widodo terungkap dari mutasi dan rotasi yang digelar di Kemhan.
Agus menggantikan Komjen Pol Imam Sugianto yang memasuki masa pensiun. Kemudian, posisi Dirjen Strahan diisi Mayjen TNI Bagus Suryadi Tayo yang sebelumnya menjabat Pangdivif 3/Kostrad. Mayjen Bagus Suryadi adalah putra mantan Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI (Purn) H Tayo Tarmadi.
Penunjukan Bagus Suryadi sempat disinggung Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin saat memperkenalkan jajaran pejabat Kemhan kepada Menhan Jepang Shinjiro Koizumi di Aula Bhinneka Tunggal Ika (BTI), Kemhan, Jakarta, Senin (4/5/2026).
Sjafrie hadir bersama sejumlah pejabat utama Kemhan, termasuk Letjen Agus Widodo dan Mayjen Bagus Suryadi.
“Saya juga didampingi calon Dirjen Strahan,” kata Sjafrie ketika memperkenalkan jajaran kepada Menhan Jepang Koizumi.
Sekadar diketahui, Letjen Agus Widodo merupakan jenderal Kopassus lulusan Akademi Militer (Akmil) 1995.
Sementara, Mayjen Bagus Suryadi Tayo adalah Perwira Tinggi TNI AD lulusan Akmil 1993 dari kecabangan Infanteri (Raider). Dia juga putra mantan Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI (Purn) H Tayo Tarmadi.
Profil Agus Widodo
Letnan Jenderal TNI Agus Widodo merupakan salah satu perwira tinggi TNI Angkatan Darat yang saat ini menempati posisi strategis di lingkungan pemerintahan maupun militer Indonesia.
Sepanjang perjalanan kariernya, ia dikenal memiliki pengalaman luas, khususnya di satuan elite Kopassus, serta pernah menduduki berbagai jabatan penting di tingkat daerah hingga pusat.
Agus Widodo lahir di Bojonegoro, Jawa Timur, pada 17 Januari 1974 dan kini berusia 52 tahun.
Ia diketahui memiliki istri bernama Ane Dorothy Aurora.
Dalam hal pendidikan, Letjen TNI Agus Widodo merupakan lulusan Akademi Militer (Akmil) tahun 1995 dari kecabangan Infanteri-Kopassus.
Selain itu, ia juga menempuh pendidikan Sarjana Ilmu Hubungan Internasional, program magister, Sekolah Staf dan Komando TNI (Sesko TNI) pada 2018, serta Program Pendidikan Reguler Angkatan (PPRA) LXIV Lemhannas RI pada 2022.
Jejak Karier Militer
Karier militernya dimulai setelah lulus dari Akademi Militer pada 1995.
Sebagian besar masa dinasnya dijalani di Korps Baret Merah Kopassus, tempat ia mengembangkan kemampuan dan keahlian dalam operasi khusus.
Beberapa posisi yang pernah diembannya di satuan elite tersebut antara lain:
- Komandan Batalyon 21 Grup 2/Sandi Yudha Kopassus
- Komandan Sekolah Para Pusdikpassus Kopassus












