EDITOR.ID, Indramayu – Dunia kesehatan di Kabupaten Indramayu kembali kehilangan seorang dokter. Setelah pekan lalu, dokter pasangan suami istri gugur karena terpapar virus corona, kasus serupa kembali terjadi. Kali ini Kepala Puskesmas Cipancuh, dr. Uding Pramudya, meninggal dunia setelah dinyatakan positif terkonfirmasi covid-19. Ia meninggal saat dalam perawatan di RS Mitra Plumbon Cirebon, Rabu (23/12) sekira jam 10.30 WIB.
Istri Alm.Uding Pramudya yang juga seorang dokter, dr.Tuti Warnengsih, juga terpapar covid-19. Ia kini sedang menjalani perawatan di RS Bhayangkara Losarang Indramayu. Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Kabupaten Indramayu, dr.Deden Bonni Koswara, membenarkan adanya dokter dyang meninggal. “Benar, beliau wafat pagi tadi, saat sedang menjalani perawatan,” ujar Deden.
Kematian Udingm menambah daftar jumlah korban akibat covid-19 yang berasal dari tenaga kesehatan. Sebelumnya dua dokter di Kabupaten Indramayu meninggal dunia akibat covid-19. Keduanya merupakan pasangan suami istri, salah satunya berpraktik di RSUD Indramayu.
Adalah dr.Guntur Saputra, Sp.Rad., meninggal dunia Selasa (15/12) pekan lalu saat menjalani perawatan di RSPI Sulianti Saroso, Jakarta. Kematiannya terbilang memilukan sebab beberapa sebelumnya, istrinya yang juga seorang dokter bernama drg.Asrijati Hendrarini lebih dulu meninggal dunia. Kabar kematian pasangan suami istri dalam jarak waktu hanya beberapa hari, mengundang simpati berbagai kalangan.
Diperoleh informasi, kematian pertama menimpa pada istrinya, Asri yang dirawat di RS Mitra Plumbon, Kabupaten Cirebon pada Sabtu 12 Desember 2020 lalu. Tak berapa lama, Guntur menyusul kemudian. Sejak dinyatakan terinfeksi virus Corona dengan gejala klinis, Guntur dirawat di RS Sulianto Saroso Jakarta. ?Kami berduka mendengar kematian dr Guntur,? tutur dr.Hj.Lisfayeni, MM., Direktur Utama RSUD Indramayu. (Hendra Sumiarsa)












