Kritikan ke Timnas: Hoki Caraka Tak Ada Istimewanya, Kenapa Jadi Langganan Timnas?

Tak hanya Bung Ahay, mantan penyerang Timnas Indonesia Indriyanto Nugroho mengkritik Hokky Caraka yang tengah membela skuad Garuda Muda -julukan Timnas Indonesia U-23- di Piala AFF U-23 2025. Indriyanto Nugroho menyebut penyerang 20 tahun itu tidak memiliki keistimewaan sebagai seorang pengisi lini depan.

Penyerang Timnas Indonesia U-23 Hoki Caraka

Jakarta, EDITOR.ID,- Publik bola tanah air belakangan ini terus mengkritisi dasar PSSI selalu menggunakan jasa Hoki Caraka jadi penyerang dalam setiap skuad Timnas Indonesia. Hoki selalu jadi langganan Timnas Indonesia. Padahal kualitas permainan Hoki tak ada yang istimewa dan cenderung bermain keras.

Hingga semifinal Piala AFF U-23 2025, belum ada sumbangan gol maupun assist dalam di ajang tersebut. Hokky Caraka juga bahkan tidak memberikan kontribusi gol dan assist di laga kontra Brunei Darussalam.

Mengetahui sorotan tersebut, salah satu komentator sepak bola Indonesia, Hadi Gunawan alias Bung Ahay, memberikan tanggapan.

Pria yang menghiasi acara sepak bola dalam salah satu stasiun TV tersebut mengiyakan kritik dari netizen. Dirinya juga merasa performa pemain PSS Sleman tersebut sedang alami penurunan.

Itu ditambah dengan fakta bahwa Hokky Caraka sempat menjadi andalan Timnas Indonesia era Shin Tae-yong kala bertanding di Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. “Diluar gol pada adu pinalti dari Hokky Caraka saat kontra Thailand U-23, penampilanmya jauh dari harapan,” buka tanggapan dari Hadi Gunawan alias Bung Ahay melalui X.

“Di mendapat banyak kritik dari fans Timnas Indonesia,” lanjutnya.

“Buat gue, sangat wajar jika banyak netizen mengkritik Hokky Caraka karena dirinya bukanlah pemain baru di Timnas Indonesia,” jelas Bung Ahay.

“Hokky Caraka sudah pernah bermain di level senior. Jadi wajar jika banyak fans yang berharap lebih darinya,” tutup Bung Ahay.

Meski wajar, namun bukan berarti kita mengkritiknya secara bebas tanpa batas, bahkan bernada pelecehan. Beberapa waktu lalu, ada sejumlah netizen yang mengkritik, namun bernada pelecehan.

Mantan Penyerang Timnas: Tak Ada Keistimewaan Hoki Kenapa Dia Sering Dipanggil di Timnas?

Tak hanya Bung Ahay, mantan penyerang Timnas Indonesia Indriyanto Nugroho mengkritik Hokky Caraka yang tengah membela skuad Garuda Muda -julukan Timnas Indonesia U-23- di Piala AFF U-23 2025. Indriyanto Nugroho menyebut penyerang 20 tahun itu tidak memiliki keistimewaan sebagai seorang pengisi lini depan.

“Enggak ada (Hokky Caraka tidak memiliki keistimewaan). Saya jujur kok. Cetak gol juga enggak, kecepatan juga biasa aja. Duel-duel ini juga enggak. Ya maaf aja. Sekarang pertanyaannya, kenapa dia selalu masuk (Timnas)?” kata Indriyanto Nugroho saat menjawab pertanyaan host live reaction by Locker Room Okezone, Tio Nugroho, saat menyaksikan laga Timnas Indonesia U-23 vs Thailand U-23 di semifinal Piala AFF U-23 2025, Jumat 25 Juli 2025 malam WIB.

“Saya jujur saja, silakan kalau ada yang mau menghujat saya,” lanjut Indriyanto Nugroho yang mencetak tiga gol dari lima penampilan bersama Timnas Indonesia senior ini.

Kemudian Tio Nugroho juga bertanya kepada Indriyanto Nugroho siapa yang lebih hebat antara Hokky Caraka dan Jens Raven. Tanpa pikir panjang, Indriyanto Nugroho yang sempat lama membela PSIS Semarang ini menyebut nama Jens Raven.

“Kalau dibandingkan Jens Raven ya jauh. Jens Raven masih punya. Di luar itu banyak yang lebih dari Hokky,” lanjut pria 48 tahun ini.

Secara performa di Piala AFF U-23 2025, Hokky Caraka dan Jens Raven memang bak bumi dan langit. Ketika Jens Raven duduk di sebagai top skor sementara Piala AFF U-23 2025 dengan tujuh gol, Hokky Caraka justru sama sekali belum mengemas gol.

Hokky Caraka yang telah mengemas 10 caps bersama Timnas Indonesia senior, diharapkan muncul sebagai mesin gol Timnas Indonesia U-23 di Piala AFF U-23 2025. Namun, dari tiga laga yang dimainkan, Hokky Caraka sama sekali gagal mencetak gol.

Alih-alih mencetak gol, penyerang PSS Sleman ini malah sering salah memberikan umpan yang hampir membuat gawang Timnas Indonesia U-23 kebobolan. Meski begitu, karier Hokky Caraka masih panjang.

Masih ada waktu bagi Hokky Caraka untuk meningkatkan kualitas olah bolanya. Jika fokus berlatih, kesempatan Hokky Caraka mengembangkan karier sepakbola ke depan masih terbuka lebar. (tim)

Leave a Reply