Korban Banjir Widasari Mulai Menderita Sakit

Img 20210106 Wa0075

Indramayu,- Korban banjir di Kecamatan Widasari Kabupaten Indramayu mulai banyak yang mengeluh sakit. Mereka rata-rata mengalami gangguan penceranaan. Penderita sakit sebagian besar wanita lanjut usia sehingga harus ditandu menuju posko kesehatan yang didirikan tidak jauh dari lokasi banjir.

Di lokasi banjir Desa Konsijaya dan Widasari, sejak Rabu (6/1) pagi, sejumlah warga mendatangi posko kesehatan. Mereka mengeluh sakit pencernaan disebabkan asupan makanan yang tidak teratur. Sejak diterang banjir, warga setempat mengaku sulit memperoleh makanan. Pasokan makanan yang disiapkan oleh dapur umum terkadang terlambat sehingga memicu gangguan penceranaan.

Kepala Puskesmas Widasari, H.Juhariah, membenarkan adanya warga yang mulai mengeluhkan sakit. Sejak posko kesehatan didirikan, sedikitnya ada lima warga yang mengeluhkan sakit serupa yakni gangguan pencernaan. “Bisa dimaklum, sepanjang malam diatas genangan air sehingga memicu gangguan pencernaan. Namun tidak ada yang sakitnya sampai fatal. Semua masih bisa kami tangani di posko kesehatan,” tukas Juhariah.

Sementara itu, Plt Kalak BPBD Indramayu Dodi Dwi Endrayadi mengatakan dibantu PMI, Tagana dan relawan, pihaknya telah menyiapkan dapur umum untuk memenuhi pasokan makan bagi para korban banjir. Seluruh bahan yang diperlukan, kata dia, telah terdistribusi ke lokasi banjir dari dinas dan instansi terakit seperti beras, sayur mayur, mi instan dan lain-lain. “Beras sudah ada dari Dinas Ketahanan Pangan, lauk pauk dari BPBD. Semua kami siapkan untuk melayani para korban banjir,” ujar dia.

Dari lokasi yang sama, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Erpin Mapinda, mengatakan pihaknya telah mendistribusikan 1 ton beras untuk korban banjir di Kecamatan Widasari. Jika diperlukan, beras tambahan bisa dikiri kembali. “Stok beras di kami masih aman, ada sekitar 80 ton lebih. Jika dibutuhkan, atau jika ada permintaan tentu akan kami siapkan, sesuai perintah pak Bupati tadi,” tutur Erpin. (Hendra Sumiarsa)

Leave a Reply