Komnas HAM: “Dialog Damai Bisa Jadi Tak Berjalan Mulus.”

  • Bagikan
tujuan komnas ham beserta fungsi visi dan misinya
tujuan komnas ham beserta fungsi visi dan misinya

Editor.id, Surabaya – Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) menyebutkan bahwa belasan organisasi yang disebut pemerintah sebagai Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua dikabarkan sudah memulai untuk dialog damai.

Ketua Komnas HAM, Ahmad Taufan Damanik mengatakan pihaknya sudah mendengar kabar tersebut saat berkunjung ke Papua.

“Ada belasan yang sudah ditemui oleh tim Komnas HAM dan kami tawarkan seandainya dilakukan dialog perdamaian, kita contohkan seperti di Aceh, apakah bersedia, rata-rata menjawab bersedia,” Ujar Taufan dalam diskusi daring Keamanan Manusia Papua di Youtube Imparsial Indonesia, Kamis (2/12).

Taufan menyebut bukan organisasi KKB saja yang ingin dialog damai, juga masyarakat sipil, tokoh di Papua, hingga aktivis pun menginginkan hal yang sama.

Namun, meski sama – sama menginginkan damai, tuntutan dalam dialog damai yang diinginkan berbeda-beda. Ada yang menginginkan dialog secara internasional dan ada pula yang menginginkan diselesaikan cukup di dalam negeri.

“Tapi apapun itu saya kira yang penting ada keinginan untuk dialog. Jadi enggak benar kalau ada orang yang mengatakan bahwa orang di Papua sudah menolak berdialog dengan Jakarta. Enggak. Itu kami dapatkan,” ujar dia.

Taufan mengakui bahwa dialog damai pun bisa jadi tak akan berjalan mulus seperti yang dibayangkan banyak orang. Apalagi, jika dibandingkan dengan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) di Aceh.

Taufan berkata, dialog damai GAM lebih mudah karena secara organisasi lebih terstruktur dan pimpinannya pun lebih jelas.

“Memang di Papua berbeda, satu yang lainnya belum tentu satu suara. Tapi ada semua pihak yang menyatakan ingin dialog maka itu suatu harapan untuk melakukan pendekatan baru, tidak lagi pendekatan keamanan,” tuturnya.

“Jadi itu meyakinkan kami bahwa memang pendekatan dialog ini suatu pilihan yang manusiawi dan bermartabat untuk dilakukan dan dicoba walaupun tentu tidak mudah,” imbuhnya.

Settia
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan