Settia

Kenapa Marselino Baru Diturunkan di Babak Kedua? Ini Siasat Jitu Shin Tae Yong

Tapi yang juga aneh dan janggal dalam laga melawan Vietnam ini Shin Tae-yong memilih tak menurunkan Marselino Ferdinan sejak menit awal.

Surabaya, EDITOR.ID,- Dari punggawa Timnas Indonesia U-20, nama Marselino paling menonjol. Ia beberapa kali mencetak gol di saat penting. Bahkan media asing, The Guardian menjulukinya sebagai salah satu pemain potensial masa depan tingkat dunia.

Tapi yang juga aneh dan janggal dalam laga melawan Vietnam ini Shin Tae-yong memilih tak menurunkan Marselino Ferdinan sejak menit awal.

Timnas U-20 Indonesia awalnya diprediksi akan menurunkan pemain-pemain andalannya seperti Marselino Ferdinan. Namun, justru nama pemain berusia 18 tahun itu malah berada di bangku cadangan.

Shin tae-yong lebih memilih menurunkan pemain lini tengah lainnya seperti Arkhan Fikri, Zanadin Fariz, Dimas Pamungkas, dan Ginanjar Wahyu.

Juru taktik asal Korea Selatan ini justru baru memainkan gelandang serang Persebaya Surabaya itu di babak kedua mulai dari bangku cadangan. Kenapa tidak sejak babak pertama sebagai starter?

Pelatih Timnas U-20 Indonesia, Shin Tae-yong mengungkap alasan di balik memasang pemain andalannya Marselino Ferdinan di bangku cadangan dalam laga pamungkas Grup F Kualifikasi Piala Asia U-20 2023 melawan Vietnam.

Marselino Ferdinan memang menjadi salah satu pemain andalan Timnas U-20 Indonesia selama tampil di Kualifikasi Piala Asia U-20 2023.

Shin Tae Yong ternyata sengaja memasukkan Marselino Ferdinan pada babak kedua menggantikan Ronaldo Kwateh. Bukan karena strategi yang dibuat Shin Tae-yong, melainkan memang Marselino disiapkan untuk babak kedua karena kondisinya belum pulih sepenuhnya.

Dalam jumpa pers setelah pertandingan, pelatih asal Korea itu menjelaskan bahwa gelandang asal Persebaya Surabaya itu menjadi salah satu pemain yang memiliki beban penampilan tinggi. Selain itu, kondisi Marselino juga belum pulih seratus persen.

“Sebelum bergabung timnas, Marselino belum pulih total dan dia selalu bermain di kompetisi untuk klubnya,” ucap Shin Tae Yong.

Kondisi tersebut menurut pelatih 53 tahun itu menjadi pertimbangan dirinya untuk tak terlalu memforsir pemain masa depan Indonesia tersebut.

Oleh karena itu, Marsel dimainkan hanya sebanyak 45 menit agar kondisinya tetap stabil dan tampil lebih bagus. Karena itu, dia tak pernah dimainkan full 90 menit sepanjang Kualifikasi Piala AFC U-20 2023.

“Karena kondisinya belum optimal, dia saya mainkan hanya 45 menit,” tuturnya.

Dengan situasi itu, Shin Tae-yong bahkan mengungkapkan telah memberi tahu Marselino apabila memang tak dimainkan 90 menit penuh. Untuk melawan Vietnam juga telah diberitahu bahwa ia tak akan dimainkan sejak menit pertama.

Leave a Reply