Jakarta, EDITOR.ID,- Motif dibalik penculikan dan pembunuhan keji oleh kawanan penagih utang atau debt collector terhadap Mohamad Ilham Pradipta dikaitkan dengan pinjaman fiktif sebesar Rp 13 miliar yang berhasil digagalkan Ilham. Isu ini beredar kencang di media sosial.
Akibat sikap Ilham Pradipta yang membongkar adanya pinjaman fiktif tersebut, isu kemudian muncul adanya kemungkinan otak penculikan merupakan wanita mantan rekan korban di Bank BUMN.
Meski demikian, informasi ini belum dapat dipastikan kebenarannya.
Kanit IV Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKP Charles Bagaisar memastikan bahwa empat pelaku baru mengakui soal penculikan.
“Mereka sudah mengakui terkait penculikan korban dari supermarket di Pasar Rebo,” katanya.
Korban Diculik Usai Rapat
Kepala Cabang Pembantu (KCP) sebuah bank BUMN di Cempaka Putih Muhammad Ilham Pradipta atau MIP (37) diculik oleh beberapa orang usai menghadiri rapat bersama rekan kerjanya di Supermarket Pasar Rebo, Jakarta Timur, Rabu (21/8/2025).
“Korban (diculik) habis meeting kantor, sama teman-teman kantornya juga,” ujar Kanit IV Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKP Charles Bagaisar saat dikonfirmasi, Jumat (22/8/2025).
Namun setelah menghadiri rapat itu, korban diculik saat berada di area parkir supermarket tersebut.
Kemudian, jasad kepala cabang bank BUMN itu dibuang di area persawahan Kabupaten Bekasi.
Pelaku mengakui telah menculik Ilham.
“Baru interogasi awal, tetapi mereka sudah mengakui terkait pengambilan atau penculikan korban dari supermarket di Pasar Rebo,” kata Charles.
Sejauh ini, polisi masih memburu pelaku lain yang terlibat dalam pembunuhan korban.
Detik-detik Ilham Pradipta Diculik
Ilham diculik saat hendak memasuki mobil di parkiran supermarket Lotte Mart Pasar Rebo, Kelurahan Susukan, Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur, Rabu (20/8/2025).
Saat itu Ilham di Pasar Rebo untuk menghadiri rapat. Namun, ia dan pimpinannya datang menggunakan kendaraan yang berbeda.
Berdasarkan rekaman CCTV yang beredar, korban terlihat mengenakan kemeja cokelat dan celana panjang krem saat berada di parkiran.
Ia tampak menutupi kepalanya dengan tangan kiri karena rintik hujan. Kemudian, ia berjalan menuju mobil hitam. Namun saat hendak membuka pintu mobil, Ilham langsung disergap dua orang yang keluar dari mobil di sebelahnya.
Ilham tampak memberikan perlawanan, namun usahanya gagal. Ia dibawa masuk ke dalam mobil putih yang lalu meninggalkan lokasi. Saksi lain sempat curiga dan menyadari Ilham dibawa oleh mobil putih.
Namun, mobil pelaku berhasil melarikan diri keluar dari supermarket.
Ditemukan Tewas Tubuh Terikat
Belakangan diketahui bahwa korban ditemukan tewas di Kampung Karangsambung, RT 8/RW 4, Desa Nagasari, Kecamatan Serang Baru, Kabupaten Bekasi, Kamis (21/8/2025), sekitar pukul 05.30 WIB.
Benar ditemukannya mayat seorang laki-laki di Kampung Karangsambung,” ujar Kapolsek Serang Baru AKP Hotma Sitompul di lokasi, Kamis.
Mayat itu pertama kali ditemukan oleh seorang warga yang tengah menggembala sapi di area persawahan.
Saat ditemukan, warga melihat mayat itu kondisi tangan dan kaki terikat, serta mata terlilit lakban.
“Kondisi korban saat itu dilakban di bagian matanya dan diikat di kaki dan tangan,” ucap Hotma.
Setelah temuan tersebut, warga kemudian langsung melapor ke perangkat desa dan aparat kepolisian setempat.
Selanjutnya, petugas kepolisian langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) dan menemukan mayat dengan kondisi tubuh penuh luka lebam.
“Untuk kondisi korban terdapat beberapa luka lebam di bagian tubuhnya,” ungkap Hotma.
Saat ini, petugas telah mengevakuasi jasad ke Rumah Sakit Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur. Polisi juga telah memasang garis polisi di sekitar TKP. (*)












