Inter Vs Madrid, Ajang Balas Dendam

  • Bagikan
ilustrasi
ilustrasi

EDITOR.ID, Jakarta,- Big Macth antara Inter Milan melawan Real Madrid menjadi salah satu laga favorit dua raksasa yang menarik di ajang kompetisi Liga Champions 2021-2022. Oleh karena itu laga ini sangat ditunggu-tunggu jutaan pasang mata kedua fans, interisti dan madridsita.

San Siro akan menjadi saksi pertandingan sengit antara Inter Milan Vs Real Madrid pada Kamis (14/9/2021) dini hari.

Musim lalu, Inter yang diasuh Antonio Conte dua kali kalah dari Real Madrid. Inter kalah 2-3 di Santiago Bernabeu dan takluk 0-2 di kandang sendiri. Kali ini, Inter dan Madrid harus bertemu lagi di fase grup. Laga ini akan menjadi ajang Inter berjuang keras bisa melakukan pembalasan. Penuh ambisi.

Keduanya sama-sama punya modal bagus karena belum terkalahkan di kompetisi domestik.

Bertabur Bintang

Kedua tim bertabur pemain bintang yang sudah siap untuk saling memperagakan talenta mereka. Sayang Madrid tak lagi diperkuat dua bintangnya bek Sergio Ramos dan Raphael Varane yang sudah dibeli klub raksasa Eropa. Varane landing ke Manchester United.

Sementara itu, Nerazzurri kehilangan Romelu Lukaku, Achraf Hakimi dan pealtih Antonio Conte, tiga pilar kunci dalam raihan Scudetto musim lalu. Kedua tim juga membuat awal yang menjanjikan pada musim baru di liga masing-masing.

Ambisi besar kini menghinggapi Inter maupun El Real untuk memenangkan laga ini dan menjadi gengsi besar siapakah diantara mereka yang terkuat. Ada sejumlah pemain bintang di kedua tim yang akan bertarung menunjukkan kepiawaiannya membobol gawang lawan atau menjaga gawang agar tetap perawan.

Bintang Andalan Madrid

karim benzema
karim benzema

Tak bisa diremehkan, sebagai salah satu klub raksasa skuad Real Madrid punya pemain bintang bertalenta tinggi. Sebut saja penyerang hebat sepanjang zaman Karim Mustofa Benzema. Tak banyak pemain di Real Madrid yang mampu tampil konsisten seperti Karim Benzema.

Pemain Timnas Prancis itu seolah mewarisi jubah pencetak gol dari Christiano Ronaldo. Ketajaman Benzema terus terasah sejak itu. Dengan 87 gol di semua kompetisi dalam tiga musim terakhir, pemain asal Prancis itu menjalani musim 2021-22 dengan cara yang sama produktifnya.

Benzema telah mencetak lima gol dalam empat pertandingan liga sejauh ini, termasuk hat-trick yang luar biasa dalam pertandingan terakhirnya.

Dia adalah seorang pemain spesialis laga besar. Menjadi penentu di saat krusial, Benzema memiliki kemampuan untuk melangkah di saat-saat penting dengan gol dan assist kunci.

Rekornya di Liga Champions adalah 71 gol, sejajar dengan mantan rekan setimnya yang juga pemain legendaris Los Blancos, Raul Gonzales. Nerazzurri harus bermain sungguh-sungguh melawan Madrid, karena Karim Benzema sedang dalam performa terbaiknya.

Setelah mencetak gol melawan Inter di San Siro tahun lalu, Benzema akan menyukai peluangnya untuk melakukannya sekali lagi nanti malam.

Selain itu Madrid masih punya Luka Modric. Meski sudah tak muda lagi, namun Luka Modric tampil luar biasa buat Madrid.

Bahkan pada usia 36, penampilan Luka Modric ​​tidak menunjukkan tanda-tanda melambat dalam waktu dekat. Konsistensi membuat Luka Modrid masuk jajaran salah satu gelandang terbaik sepanjang masa.

Pemain Timnas Kroasia yang awet muda ini adalah playmaker yang kreatif. Luka Modric memiliki visi yang sempurna dan kemampuan untuk mengubah pertandingan dengan umpan-umpan yang cekatan dan upaya jarak jauh.

Sentuhan pertamanya, kontrol bola, pemosisian, dan pengaturan tempo, semuanya berkelas dunia. Itu membuatnya menjadi pemain yang menarik untuk ditonton, tetapi benar-benar menghancurkan bagi lawan.

Vinicius Junior

Selain jajaran legiun asing, Madrid juga punya regenerasi pemain. Penyerang muda dari Brazil, Vinicius Junior adalah salah satu yang akan menakutkan pertahanan Inter Milan. Sejak bergabung dengan Real Madrid pada tahun 2018, Vinicius Junior dinilai banyak pihak sebagai salah satu pemain muda terbaik di dunia.

vinicius junior.
vinicius junior.

Diberkati dengan kecepatan elektrik, keseimbangan, dan keterampilan menggiring bola yang produktif, pemain sayap Brasil ini telah jadi perhatian banyak tim karena penampilannya yang menjanjikan.

Hanya, Vinicius dikenal punya kelemahan dalam penyelesaian akhir. Namun, kekurangan itu terlihat sudah mengalami peningkatan musim ini. Vinicius terlihat tajam dan mematikan di lini depan, mencetak empat gol liga dalam empat pertandingan, penampilan terbaiknya di kompetisi La Liga sejauh ini.

Dia akan dibutuhkan untuk menghasilkan lebih banyak hal gol saat melawan Inter Milan.

Los Blancos akan berusaha untuk menyerang setiap kali ada peluang, dan tidak ada yang lebih baik dalam memicu serangan balik selain Vinicius.

Bintang andalan Inter Milan

Nicolo Barella

Tak ingin kalah, Inter Milan juga menampilkan sejumlah pemain nomor wahidnya. Satu bintang lagi dimiliki Inter Milan. Yakni Nicolo Barella. Ia adalah salah satu rahasia kesuksesan Inter Milan merebut gelar Liga Italia musim lalu. Dia punya visi menyerang yang mengagumkan. Ketenangan dan kemampuannya untuk menciptakan peluang mencetak gol menjadi aset berharga bagi Inter.

nicollo barella
nicollo barella

Dia juga memainkan peran kunci dalam kemenangan Timnas Italia di Euro 2020, dan kini telah memulai musim baru di level klub secara brilian. Nicolo Barella telah mencatatkan satu assist di masing-masing dari tiga pertandingan liga pembuka untuk Inter.

Barella adalah pemain serbaguna yang menggabungkan kekuatan, teknik, dan keterampilan secara baik.

Pemain berusia 24 tahun itu mahir dalam merebut bola dan kemudian memulai permainan menyerang dengan cepat. Dia juga seorang pengeksekusi bola mati yang mahir.

Inter Milan akan sangat bergantung padanya untuk membuka pertahanan Real Madrid dengan umpan-umpan yang cekatan dan umpan-umpan silang yang bagus.

Jika dia tidak mendapat perhatian yang cukup dari Real Madrid, Nicolo Barella bisa mendatangkan malapetaka bagi El Real.

Lautaro Martinez

Pemain ini diam-diam menjadi sensasi Serie A. Memulai kariernya di Inter Milan dengan awal yang biasa-biasa saja, peformanya mulai hidup di musim 2019-20.

Menciptakan duo striker mengerikan bersama Romelu Lukaku, penyerang Timnas Argentina itu merobek pertahanan lawan dengan efisiensi yang kejam, mencetak 40 gol dalam dua musim terakhirnya.

Dia bisa mengatasi masalah otot di awal musim untuk kembali beraksi musim ini.

Martinez mencetak satu gol di masing-masing dari dua penampilannya di liga. Keganasan yang sama sepertinya akan muncul di ajang kompetisi Eropa melawan Real Madrid nanti malam. (tim)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *