Indramayu Zona Merah Covid-19, Perketat Prokes Serupa PSBB

Img 20201204 Wa0053

EDITOR.ID, Indramayu – Kabupaten Indramayu masuk dalam daftar 50 kota berisiko tinggi (zona merah) covid-19 di Indonesia. Selain Indramayu, kota lain di Jawa Barat yang masuk zona merah yakni Kota Bandung, Kota Banjar, Kabupaten Purwakarta, Bandung Barat dan Karawang.

Dari laman covid19.go.id/peta-risiko pada Jumat (4/12) pukul 11.30 WIB, wilayah berkategori zona merah itu 9,73% dari jumlah kabupaten/kota di Indonesia.

Sementara itu, lonjakan tajam covid-19 di Kabupaten Indramayu ditengarai karena kendurnya penerapan protokol kesehatan (prokes). Masyarakat mulai abai menerapkan prokes sehingga setiap hari angka pasien terpapar corona bertambah. Untuk menekannya, Satgas Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi setempat mulai memberlakukan pengetatan serupa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Satgas Penanganan Covid-19 seluruh kecamatan diperintahkan bergerak menerapkan ‘PSBB’.

“Harus dilakukan pengetatan lebih lagi, esensinya seperti PSBB. Ini langkah untuk mengembalikan zona risiko dari merah ke oranye atau kuning, bahkan hingga hijau,” tegas Pjs.Bupati Indramayu Bambang Tirtoyuliono usai rapat pembahasan penanganan covid-19 di pendopo kabupaten setempat, Jumat (4/12).

Terkait dengan tidak dilakukan penerapan PSBB secara penuh, Bambang menjelaskan pemkab Indramayu terganjal regulasi. Terlebih, seluruh energi yang dimiliki saat ini terbagi dengan penyelenggaraan pilkada pada 9 Desember nanti. Oleh karenanya pengetatan prokes saat ini hanya merujuk Peraturan Bupati (Perbup) Indramayu nomor 45 tahun 2020 yang mengatur soal penanganan covid-19. “Di Perbup semua sudah diatur, tinggal dilaksanakan dengan lebih tegas saja. Kalau PSBB, regulasinya pajang, harus sampai ke kementerian.Apalagi pilkada tinggal hitungan hari saja,” tukas Bambang.

Sebagai informasi, saat ini secara kumulatif covid-19 di Kabupaten Indramayu mencapai 849 kasus.

Rinciannya, 282 pasien sembuh, 49 pasien meninggal dunia, dan 518 pasien masih menjalani perawatan.

Sedangkan hingga Jumat pagi ini tes Covid-19 telah diikuti oleh sebanyak 22.453 orang. Dengan perincian ikut tes PCR (Swab) sebanyak 15.350 orang dan yang mengikuti RDT (Rapid) berjumlah 7.103. (Hendra Sumiarsa)

Leave a Reply