Husin Berharap Pemekaran Daerah di Jabar Untuk Serap Anggaran Pusat Agar Kesejahteraan Masyarakat Meningkat

EDITOR.ID, Bandung – Anggota DPRD Jabar Husin, menyatakan bahwa Jabar masih belum maksimal dalam hal pemekaran daerah.

Anggota Komisi III ini menilai, dari segi pendapatan daerah Jabar masih jauh tertinggal dari Jatim dan Jateng.

Dirinya melihat, selama ini dengan jumlah kabupaten / kota sebanyak 27 daerah, anggaran pusat yang diturunkan ke Jabar tidak maksimal penyerapannya.

“Jadi begini, kenapa Jabar harus punya 49 kabupaten / kota kedepannya, ini untuk kesejahteraan masyarakat juga. Dengan jumlah 40 itu penyerapan anggaran luar biasa, contoh nya di Jatim, ” jelasnya, Kamis (18/11).

Husin meminta kepada Pemprov Jabar, untuk aktif mendata serta mengkaji daerah mana saja yang ingin dimekarkan.

“Biro Biro di Pemprov Jabar harus aktif, jika ada kabupaten di Jabar yang ingin memekarkan diri, karena tujuan pemekaran bukan politik melainkan agar penyerapan anggaran merata, karena anggaran dari pusat ini luar biasa,” jelasnya.

Diakuinya, Jabar sebagai provinsi penyangga ibukota ini punya segalanya.

“Sumber daya alam melimpah, sumber daya manusia nya hampir 50 juta jiwa tinggal di Jabar, namun daerah masih 27 Kabupaten/Kota, saya kira kami juga di DPRD akan ngebut mendata daerah yang ingin pemekaran,” jelasnya.

Husin menilai, dimasa Gubernur Ridwan Kamil ini, sudah ada tiga daerah pemekaran baru yang disetujui.

“Kemarin tiga daerah sudah disetujui untuk diusulkan, 10 lagi kami membuka kesempatan seluas-luasnya bagi daerah yang ingin dilakukan pemekaran kami akan mendorong agar masuk dalam pansus di DPR RI nanti, jika moratorium pemekaran daerah dibuka Kembali,” pungkasnya.

(Advertorial Adikarya Parlemen DPRD Jabar)

Leave a Reply