Jakarta, EDITOR.ID,- Pelaku pasar uang dikejutkan dengan pergerakan nilai tukar (kurs) rupiah yang tidak semestinya. Pergerakan kurs mata uang rupiah mendadak melejit fantastis di level Rp8.170,65 per dolar AS pada Sabtu (1/2) sore. Ternyata pergerakan mata uang ini bukan dari data pasar tapi pada hasil penelusuran di Google.
Kenapa data Google bisa berbeda dengan pasar uang? Hal ini karena terjadi kesalahan atau eror.
Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) sempat menunjukkan penguatan yang tak biasa dalam pencarian Google. Pada Sabtu (1/2/2025), hingga pukul 19.24, pencarian dengan kata kunci “USD hari ini” menunjukkan nilai tukar rupiah berada di level Rp 8.170,65 per USD.
Namun, kondisi ini disebabkan oleh masalah teknis pada mesin pencarian daring Google yang sedang mengalami error. Berdasarkan data resmi dari Jakarta Interbank Spot Dollar Rate Bank Indonesia (JISDOR BI), rupiah tercatat berada di level Rp 16.312 per USD.
Sebagian besar perbankan juga masih menawarkan nilai tukar rupiah di kisaran Rp 16 ribu per USD. Misalnya, OCBC menjual dengan harga Rp 16.460 per USD, BCA di posisi Rp 16.467,5 per USD, dan Bank Mandiri di level Rp 16.400 per USD.
Kepala Departemen Komunikasi Bank Indonesia (BI) Ramdan Denny Prakoso di Jakarta, Sabtu, memberikan klarifikasi bahwa level nilai tukar rupiah Rp 8.100 per USD yang muncul di Google bukan merupakan nilai yang seharusnya.
“Kami sedang berkoordinasi dengan pihak Google Indonesia terkait ketidaksesuaian tersebut untuk segera melakukan koreksi yang diperlukan,” ungkap Denny pada Sabtu (1/2).
Sepanjang bulan Januari, rupiah mengalami depresiasi sebesar 1,06 persen terhadap dolar AS. Indeks dolar AS (DXY) juga tercatat menguat 0,406 persen menjadi 108,203, bahkan sempat menyentuh level tertinggi di 109,65 pada 10 Januari 2025.
Menurut Denny, level nilai tukar Rp8.100-an per dolar AS sebagaimana yang ada di Google bukan merupakan level yang seharusnya.
Data Bank Indonesia mencatat kurs Rp16.312 per dolar AS pada tanggal 31 Januari 2025.
“Kami sedang berkoordinasi dengan pihak Google Indonesia terkait ketidaksesuaian tersebut untuk segera dapat melakukan koreksi yang diperlukan,” kata Ramdan.
Untuk diketahui, nilai tukar rupiah (kurs) pada penutupan perdagangan Jumat (31/1) melemah 49 poin atau 0,30 persen menjadi Rp16.305 per dolar AS dari sebelumnya Rp16.257 per dolar AS.
Sementara kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia pada Jumat turut melemah ke level Rp16.312 per dolar AS dari sebelumnya sebesar Rp16.259 per dolar AS.










