Jakarta, EDITOR.ID,- Kampus Universitas Gajah Mada (UGM) benar-benar tengah diuji oleh sejumlah alumninya, Roy Suryo cs. Belum tuntas fitnah menerbitkan ijazah palsu Presiden RI ke-7 Joko Widodo atau Jokowi, UGM kembali diterpa isu baru.
Kali ini alumni UGM kembali dilecehkan dan direndahkan kelompoknya Roy Suryo Cs. Alumni UGM dari Fakultas Kehutanan angkatan tahun 1980, Mulyono terimbas jadi bulan-bulanan hinaan dan caci maki gara-gara menjadi teman Jokowi semasa kuliah.
Mulyono difitnah sebagai lulusan UGM yang hanya bisa jadi calo tiket di Terminal Tirtonadi, Solo. Tudingan tersebut dilontarkan pegiat media sosial Tifauzia Tyassuma alias dokter Tifa. Uniknya lagi dr Tifa ini juga alumni UGM. Namun dia tak peduli dampak tudingannya juga mengimbas UGM makin tercoreng dan terpuruk.
Menghadapi temannya satu angkatan Mulyono dilecehkan dan dihina, Ketua angkatan Fakultas Kehutanan UGM tahun 1980, Mustoha Iskandar tak terima.
Mustoha Iskandar tak main-main. Ia bersama teman-temannya satu angkatan dengan Mulyono berencana untuk melaporkan orang-orang yang menyebut Mulyono calo tiket terminal Tirtonadi.
“Mulyono dibilang calo tiket di Tirtonadi itu kebangetan menurut saya,” kata Mustoha, dikutip dari tayangan di kanal YouTube Zulfan Linda Unpacking Indonesia, Sabtu (16/8/2025) lalu.
“Mulyono itu teman saya. Ini mereka ada mempertimbangkan untuk buat laporan polisi. Orang-orang yang melecehkan itu,” sambungnya.
Ia mengaku heran dengan pihak-pihak yang menyebut Mulyono adalah calo tiket Terminal Tirtonadi Solo. “Mulyono katanya calo tiket di Terminal Tirtonadi, nggak tahu itu info-info kayak gitu dari mana,” ujarnya.
Menurutnya, di zaman yang serba digital ini, banyak orang dengan mudah melontarkan fitnah tanpa fakta yang jelas.
“Banyak hal kok orang begitu mudah memfitnah dan mengarang cerita tanpa didukung dengan fakta,” tutur Mustoha.
Mustoha Iskandar menegaskan bahwa Mulyono adalah alumnus UGM, sekaligus teman seangkatannya dan Jokowi.
Atas hal itu, Mustoha Iskandar membantah keras tudingan yang menyebut Mulyono sebagai calo tiket terminal.
Ia menegaskan bahwa Mulyono, teman Presiden ke-7 RI Jokowi saat kuliah, bukanlah calo tiket Terminal Tirtonadi, Solo, Jawa Tengah.
Mulyono yang selama ini dikenal sebagai sahabat dekat Jokowi sempat menghadiri acara reuni Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM) angkatan tahun 1980 di Yogyakarta, Sabtu (26/7/2025) lalu.
Nama Mulyono yang sama seperti nama masa kecil Jokowi menarik perhatian publik hingga dituduh bukan alumni UGM.
Bahkan, Mulyono sebenarnya adalah calo tiket di Terminal Tirtonadi Solo.
Teman Jokowi Bantah Gelar Reuni Dadakan
Mustoha juga menegaskan bahwa reuni yang digelar Fakultas Kehutanan UGM angkatan tahun 1980 bersama Jokowi tidak digelar secara dadakan. Ia mengaku telah merancang acara reuni tersebut jauh-jauh hari.
Sebenarnya, kata Mustoha, acara reuni tersebut hendak digelar di Istana Bogor. Namun, lantaran Jokowi yang sibuk sebagai presiden, maka acara reuni tersebut ditunda digelar.
“Saya hadir reuni, enggak ada dadakan-dadakan. Karena awalnya itu sudah lama sekali itu bikin reuni di Istana Bogor,” katanya.
“Udah bikin kaos juga, Istana Bogor, tapi Pak Jokowi sibuk terus, enggak sempat. Pak Jokowi sibuk sebagai seorang presiden.”
“Pas halal bihalal kemarin, merancang untuk mengganti di Bogor itu. Kita bikin pas 45 tahun,” tutur dia.
Mustoha juga memastikan bahwa ijazah Jokowi tidak palsu, tapi asli. Ia melihat langsung Jokowi wisuda pada tahun 1985. Mustoha sendiri wisuda pada tahun 1986.
Mulyono Muncul dan Paparkan Pekerjaannya
Sebelumnya, Mulyono sempat angkat bicara. Didampingi Kader Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Dian Sandi Utama, Mulyono memberikan klarifikasinya.
“Nah ini dia Pak Mulyono, yang dibilang sebagai calo tiket terminal, sampai Pak Taufiq itu pergi cari tahu ke terminal.”
“Ternyata, dijawab sama orang terminal, saya tidak pernah melihat orang ini begitu dilihatkan foto. Karena mereka sedang fitnah-fitnah aja,” kata Dian Sandi, seperti dikutip dari Instagramnya yang tayang pada Senin (28/7/2025).
Dian meminta Mulyono menjelaskan sedikit terkait dengan kegiatan yang dilakukannya selepas menamatkan kuliah.
Selepas kuliah, Mulyono mengatakan, dirinya merantau ke sejumlah wilayah di Indonesia. “Saya selesai kuliah tuh langsung di Pulau Mentawai, dari Mentawai ya keliling lah sampai Maluku, Sulawesi, Papua dan terakhir di Jambi,” ujarnya.
Dian lalu bertanya kepada Mulyono apakah pernah menjadi calo tiket seperti yang dituduhkan. Mendengar pertanyaan tersebut, Mulyono tertawa lepas.
“Hahaha, kalau beli (tiket) pernah pak,” katanya diikuti dengan tawa.
Sebagaimana dilansir dari Tribunnews.com, Mulyono juga sempat diwawancarai oleh awak media pada saat acara reunian terkait kesibukannya setelah lulus.
Mulyono kala itu menjawab bahwa dirinya bekerja berpindah-pindah wilayah dari Sumatera, Maluku, Sulawesi, hingga Papua.
Terakhir, ia berpindah tempat ke Jambi. Ia mengaku sebagai pekerja swasta yang tidak pernah pensiun.
“Saya kan orang swasta, jadi enggak pernah pensiun. Saya kerja di bidang kehutanan, saya di lapangan seperti survey, inventarisasi area-area,” pungkasnya, seperti dikutip dari Kompas TV.
Inilah Sosok Mulyono yang Disebut dalam Isu Ijazah Jokowi
Dian Sandi Utama juga mengunggah biodata Mulyono saat berkuliah di UGM melalui akun X pribadinya pada Rabu (30/7/2025).
“Untuk Pak Mulyono sendiri secara sukarela mengajukan diri sebagai saksi walaupun tidak lulus berbarengan. Sambil senyum mengenang masa lalu beliau sampaikan, ‘dulu saya agak malas-malasan Mas, makanya lulusnya belakangan,” cuit Dian Sandi, dikutip dari Tribunnews.com, Jumat (1/8/2025).
Mulyono lulus dari Fakultas Kehutanan UGM pada 1987, lebih dulu Jokowi yang lulus pada 1985. Dalam biodata berlatar hitam putih tersebut, asal SLTA Mulyono yakni dari SMAN Sukoharjo tahun 1980.
Ia lahir di Sukoharjo pada tanggal 19 Juni 1961, ayahnya bernama Suwarno. Mulyono terdaftar pertama kali di UGM pada tahun 1980/1981.
Ia tercatat sebagai mahasiswa S1 Fakultas Kehutanan UGM dengan nomor induk 80/34419/KT/1684.
Dalam foto yang diunggah Dian Sandi, terlihat judul skripsi Mulyono, tetapi tidak terlihat lengkap karena pengambilan foto yang tidak penuh. Di foto, Mulyono terlihat mengenakan jas dan kemeja putih serta dasi.
Rismon Tuding Ijazah Jokowi Pake Mulyono
Nama Hari Mulyono viral disebut sebagai pria pemilik ijazah yang dituding di pakai Jokowi. Penampilan Hari Mulyono pun disebut sangat mirip dengan Jokowi terutama di bagian wajahnya. Foto Hari Mulyono yang disebut mirip dengan Joko Widodo menjadi dasar tudingan ijazah palsu tersebut.
Dimana salah satunya kubu Roy Suryo dan Rismon Sianipar yang menuduh bahwa foto wisuda Jokowi yang beredar sebenarnya adalah foto Hari Mulyono.
Tuduhan ini menjadi bagian dari narasi bahwa Jokowi tidak pernah benar-benar kuliah atau lulus dari Universitas Gadjah Mada (UGM).
Bahkan Dokter Tifa menuliskan di Twitter-nya bahwa foto wisuda Joko Widodo (Jokowi) itu sebenarnya adalah hari Mulyono.
Iya meyakini bahwa pria tinggi kurus, berkacamata, dan berkumis tipis itu adalah Hari Mulyono, bukan Jokowi. Ia memposting foto Jokowi bersama adiknya, Idayanti.
Namun pada postingannya itu, Dokter Tifa menulis bahwa itu adalah foto Ir Hari Mulyono dan istrinya, Idayati saat wisuda di Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM) tahun 1985.
Dokter Tifa juga mengatakan kalau Hari Mulyono merupakan lulusan SMA 6 Yogyakarta tahun 1980. Hal itu dicocoklogikan oleh dr Tifa dengan album alumni UGM yang menulis Jokowi lulusan SMA 6 Yogyakarta.
“Kalau ada yang ngaku-ngaku ini foto wisudanya, ayo kita buktikan di pengadilan!,” tulisnya pada Februari 2024.
Terbaru akun Instagram @tameng_garuda.muda mengunggah foto Hari Mulyono dengan Jokowi.
Akun tersebut membandingkan antara wajah Joko Widodo dengan Hari Mulyono yang sama persis.
Padahal bulan Mei 2025 Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) membenarkan terkait nama ‘Mulyono’ yang kerap dikaitkan dengannya. Diakui Jokowi, nama Mulyono itu disandangnya semasa kecil.
Teman Satu Angkatan Jokowi di UGM Siap Bersaksi di Pengadilan
Dian Sandi Utama menjelaskan bahwa 99 persen alumni Fakultas Kehutanan UGM angkatan 1980 menghadiri acara reuni dengan Jokowi.
Mereka, kata Dian Sandi Utama, juga siap menjadi saksi untuk Jokowi terkait dengan tudingan ijazah palsu yang dilontarkan oleh kubu pakar telematika Roy Suryo.
“Saya kemarin ngobrol dengan Ketua Panitia Reuni Spirit’ 80 Kehutanan UGM. Beliau sampaikan; yang hadir kemarin dipastikan 99 persen kecuali yang sudah meninggal dunia, satu absen lagi di RS. Mereka siap jadi saksi Pak Jokowi,” tulis Dian.
Sosok bernama Mulyono hadir di di acara reuni Fakultas Kehutanan UGM di Yogyakarta, Sabtu (26/7/2025). Mulyono adalah teman Jokowi sewaktu kuliah di Fakultas Kehutanan UGM. (*)










