Jakarta, EDITOR.ID,- Bek asal klub Liga Inggris, Swansea City, Nathan Tjoe-A-On dikabarkan akan merapat ke Persebaya Surabaya. Kabar ini santer beredar usai pemain Timnas Indonesia ini “dibuang” klubnya Swansea melalui pemutusan kontrak bersama. Sehingga Nathan kini menjadi pemain “pengangguran” alias resmi berstatus bebas transfer.
Menurut data transfermarkt, nilai Nathan Tjoe-A-On konon mencapai lebih dari Rp 6 miliar pertahun. Mampukah Persebaya membiayai gaji kedatangan pemain ini. Pasalnya Persebaya belum bisa dikategorikan klub kaya seperti Bali United, Persib Bandung, Dewa United dan Persija Jakarta yang dibelakangnya memiliki pemodal raksasa sehingga mampu jor-joran beli pemain.
Namun dengan status tanpa klub dan keinginannya yang pernah diungkap untuk berseragam Bajol Ijo, banyak pihak kini percaya bahwa Persebaya menjadi destinasi paling realistis untuk karier Nathan selanjutnya.
Dilepas Swansea City, Karier Nathan di Eropa Mandek
Swansea City secara resmi mengumumkan bahwa kontrak Nathan Tjoe-A-On telah diputus atas kesepakatan bersama.
Langkah ini mengakhiri petualangan singkat sang pemain di Inggris yang minim menit bermain.
Selama dua musim di Swansea, Nathan hanya tampil dalam 3 laga, dua di antaranya di ajang EFL Cup dan hanya 2 menit di Divisi Championship, saat melawan Preston North End.
Dengan statistik tersebut, tidak heran bila klub dan pemain akhirnya sepakat untuk berpisah.
Beberapa waktu lalu, Nathan pernah menyampaikan keinginannya untuk bermain di Liga 1 jika kembali ke Indonesia. Ia menyebut nama Persebaya Surabaya sebagai klub yang ingin ia bela.
Pernyataan itu kembali mengemuka seiring status bebas transfernya kini.
Akun twitter populer @Statsrawon bahkan menyebut bahwa agen Nathan tengah menjalin komunikasi intens dengan pihak Persebaya untuk mewujudukan itu.
“Mutual termination contract Nathan Tjoe-A-On mengagetkan. Agen dan Nathan sendiri harus gerak cepat menentukan klub mana yang dituju musim 2025/26 ini. Jika memang ada kesempatan bermain di Eropa ya bermainlah disana. Namun jika ternyata nihil, tak ada salahnya mencoba Liga 1 bersama Persebaya.”
“Ada peran agen, Nathan dan Persebaya sendiri untuk menjadikan perburuan ini terjadi. Jadikah? Ya ditunggu saja. Kalau jadi bagus. Kalau tidak ya belum berjodoh.”
Peran Agen dan Momentum yang Tepat
Saat ini, proses negosiasi dikabarkan masih berlangsung. Agen pemain dari Sports360 GmbH disebut aktif menjajaki beberapa opsi untuk Nathan, namun nama Persebaya selalu menjadi kandidat terkuat di antara opsi-opsi Asia Tenggara lainnya.
Kondisi ini menciptakan harapan baru di kalangan Bonek, yang mendambakan hadirnya pemain naturalisasi muda dengan pengalaman Eropa.
Persebaya memiliki kebutuhan di sektor bek kiri pasca rotasi besar di akhir musim.
Dengan absennya beberapa nama dan tuntutan bermain di dua kompetisi (Liga 1 dan ASEAN Club Championship), sosok seperti Nathan bisa menjadi tambahan luar biasa.
Fleksibilitas dan gaya bermain modern ala Eredivisie membuatnya cocok dengan skema pelatih Eduardo Pérez.
Media Wales Sebut Nathan Produk Gagal Bursa Transfer Swansea City
Nathan Tjoe-A-On terpental dari Swansea City. Media Wales menyebut bek Timnas Indonesia ini sebagai produk gagal bursa transfer Swansea City pada musim panas 2023/24. Nathan Tjoe-A-On akhirnya terbebaskan dari Swansea City yang tak memberinya menit bermain.
Nathan diumumkan hengkang dari The Swans meski masih menyisakan kontrak satu tahun. Pihak Swansea mengumumkan kepergian pemain 23 tahun itu dengan “kesepakatan bersama”.
Padahal, bulan lalu Nathan masih tercantum dalam daftar pemain dipertahankan oleh klub kasta kedua Liga Inggris.
Pemilik 11 caps timnas Indonesia itu hengkang dengan hanya mencatatkan tiga penampilan di Liberty Stadium.
Seluruh tiga penampilan Nathan dilakukan pada Agustus tahun lalu, yaitu dua kali di Carabao Cup dan satu kali di Divisi Championship.
Jumlah tersebut dalam rentang dua musim sangatlah tidak produktif, dan keputusan Swansea melepasnya bisa dianggap wajar.
Media setempat, Wales Online, turut menambahkan konteks dengan menyebut Nathan sebagai produk gagal perekrutan musim 2023/24. Ia adalah salah satu dari rekrutan yang dipimpin mantan direktur olahraga Paul Watson pada musim panas tersebut.
“Kepergian Tjoe-A-On merupakan langkah terbaru dari apa yang dilihat sebagai perekrutan bencana pada musim panas 2023 di bawah direktur olahraga Paul Watson,” tulis Wales Online.
Di Liga Inggris, perekrutan pemain memang menjadi kewenangan direktur olahraga, tidak monopoli keputusan pelatih.
“Dari 13 pemain yang dibawa pada musim panas itu, hanya ada lima pemain tersisa.”
“(Selain Nathan), ada Kristian Pedersen dan Mykola Kuharevich yang pergi baru-baru ini.”
Karier Nathan di timnas Indonesia juga sebenarnya bisa dikatakan tidak terlalu baik. Ia kini berada di urutan belakang sektor bek kiri setelah munculnya sejumlah nama seperti Shayne Pattynama, Calvin Verdonk, dan Dean James.
Dalam empat laga terakhir tim Garuda di tangan Patrick Kluivert, ia hanya bermain satu kali melawan Australia.
Diharapkan dengan hengkang dari Swansea dan menemukan klub baru, Nathan bisa mengembalikan laju kariernya.
Diminati Tapi Belum Pasti
Meski sudah muncul sinyal positif, Nathan belum membuat keputusan final. Ia dan tim agennya masih terbuka untuk kemungkinan kembali bermain di Eropa.
Namun jika dalam waktu dekat belum ada tawaran konkret dari benua biru, maka jalur Liga 1 bisa menjadi solusi ideal—khususnya untuk menambah menit bermain dan memantapkan tempatnya di timnas Indonesia.
Jika akhirnya merapat ke Persebaya, Liga 1 bisa menjadi momentum kebangkitan karier Nathan.
Ia akan mendapat menit bermain yang layak, sorotan media nasional, serta dukungan penuh dari puluhan ribu Bonek.
Dan yang terpenting, performa bagus di Bajol Ijo akan mengamankan posisinya sebagai pemain langganan Timnas Indonesia.
Akankah ini jadi transfer musim panas paling mengejutkan Bajol Ijo? Kita tunggu bersama, rek.
Profil Nathan Tjoe-A-On
Nama Lengkap: Nathan Noel Romejo Tjoe-A-On
Tempat Lahir: Rotterdam, Belanda
Usia: 23 Tahun (lahir 22 Desember 2001)
Tinggi: 1,82 meter
Posisi: Bek kiri
Kewarganegaraan: Indonesia – Belanda
Kaki Dominan: Kiri
Agen: Sports360 GmbH
Transfermarkt Value: Rp6,08 Miliar
Nathan memulai karier profesional di Excelsior Rotterdam, sebelum diboyong Swansea City pada Agustus 2023.
Ia juga sempat dipinjamkan ke SC Heerenveen namun tetap tidak mendapat menit bermain ideal.
Statistik Transfer Karier:
Swansea City → Bebas transfer (1 Juli 2025)
Heerenveen → Selesai masa pinjaman (30 Juni 2024)
Swansea → Pinjamkan ke Heerenveen (25 Januari 2024)
Excelsior → Dijual ke Swansea (13 Agustus 2023)
Excelsior U19 → Promosi ke tim senior (1 Juli 2019)
Dengan demikian kini ada enam pemain timnas Indonesia yang berstatus tanpa klub di bursa transfer musim panas 2025.
Daftar pemain timnas Indonesia “pengangguran”
Nathan Tjoe-A-On
Shayne Pattynama
Thom Haye
Rafael Struick
Justin Hubner
Jordi Amat. (tim)










