Bappenas, Kota Semarang Dinobatkan Daerah Pembangunan Terbaik Indonesia

  • Bagikan
img 20211125 wa0075
img 20211125 wa0075

EDITOR.ID,Semarang,-Pencapaian Wali Kota Semarang terhadap pembangunan yang dilakukan di daerahnya, mendapat pujian dari Menteri PPN / Kepala Bappenas RI, Suharso Monoarfa. Pujian tersebut diberikan setelah Kota Semarang terus dinobatkan sebagai daerah dengan pembangunan terbaik di Indonesia.

Tak tanggung – tanggung, Suharso Monoarfa bahkan menyebut Wali Kota Semarang yang akrab disapa Hendi itu, layak mendapatkan Lifetime Achievement atau penghargaan seumur hidup. Hal itu disampaikan pada kegiatan Pemberian Piagam Penghargaan Pembangunan Daerah 2021 di kantor Bappenas, Jalan Taman Untung Suropati, Jakarta Pusat, Kamis (25/11/2021).

“Ini Wali Kota Semarang. Kota Semarang ini sudah tiga berturut – turut nomor satu. Mudah – mudahan benar – benar bisa menjadi contoh terbaik bagi daerah – daerah lain,” tutur Suharso Monoarfa.

“Dan mudah – mudahan juga Kita bisa punya lifetime achievement (penghargaan seumur hidup) untuk anda (Hendi) nantinya. Selamat ya,” imbuhnya.

Dalam kesempatan tersebut, Menteri PPN / Kepala Bappenas RI itu pun secara langsung menyerahkan sebuah piala kepada Hendi, sebagai tanda apresiasi atas pencapaian dalam Penghargaan Pembangunan Daerah 2021.

” Penghargaan Pembangunan Daerah di tahun 2021, menjadi penghargaan ketiga yang diterima Hendi pada ajang yang sama. Sebelumnya, Kota Semarang juga dinobatkan sebagai yang terbaik dalam pembangunan daerah pada tahun 2019 dan 2020,” katanya.

Sementara itu, pujian yang diberikan oleh Suharso Monoarfa, Hendi sendiri justru merendah dengan menyebutkan bahwa tidak ada yang spesial dalam pembangunan di Kota Semarang. Pihaknya, menekankan bahwa seluruh pemerintah daerah di Indonesia memiliki komitmen yang sama dengan Pemerintah Kota Semarang, dalam membangun wilayahnya masing – masing.

“Kami mewakili masyarakat Kota Semarang menyampaikan terima kasih atas penghargaan ini. Ini bonus buat warga Semarang.”

Namun menurutnya, untuk pembangunan yang dilakukan di Kota Semarang sepertinya sama dengan daerah – daerah lain. Modal kami hanya kerja keras, kerja cerdas, kerja ikhlas.

“Kerja keras artinya disiplin. Pekerjaan hari ini selesai hari ini. Kerja cerdas, problematika begitu banyak, keuangannya tidak mencukupi maka harus cerdas memilih prioritas untuk kepentingan Kota Semarang. Terakhir, kerja ikhlas artinya kalau teman-teman bekerja dapatnya dua, selain gaji dan tunjangan, kalau ikhlas juga mendapat pahala dari Allah,” terang Hendi.

Di sisi lain, lanjut Hendi, pada hari yang sama, di tingkat regional, pihaknya juga kembali mendapatkan apresiasi pada anugerah Jawa Pos Radar Semarang 2021 (Radar Semarang Award).

“Karena berhalangan hadir karena berada di Jakarta, menerima penghargaan dengan diwakili oleh Asisten Bidang Perekonomian dan Kesra Kota Semarang, Widoyono.”

Hendi mendapat penghargaan untuk kategori Kepala Daerah yang Responsif terhadap Pengaduan Masyarakat. Wali kota Semarang tersebut, dinilai responsif terhadap pengaduan masyarakat dengan indikator penanganan aplikasi lapor Hendi, media sosial, serta aktivitasnya melakukan blusukan menyambangi warga secara langsung.(tim)

 95 Total Pengunjung,  3 Pembaca Hari ini

Settia
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan