Bantah Karena Desakan Ormas, Pengelola Rumah Doa: Penutupan Patung Bunda Maria Atas Inisiatif Sendiri

Kapolres Kulon Progo, AKBP Muharomah Fajarini menambahkan setelah Lebaran, pemasangan patung Bunda Maria akan dikoordinasikan lagi dan disosialisasikan.

Penutupan dilakukan karena rumah doa yang baru dibangun Desember 2022 itu masih dalam proses penyelesaian serta sedang dalam tahap mengurus perizinan.

Fajarini menjelaskan Rumah Doa Sasana Adhi Rasa Santo Yakobus selesai dibangun pada Desember 2022.

Menurut dia, keluarga masih menyosialisasikannnya kepada masyarakat dan pemerintah desa serta FKUB untuk membicarakan peresmian rumah doa tersebut.

Namun, akibat belum adanya sosialisasi yang menyeluruh, pemilik rumah doa meminta agar patung Bunda Maria tersebut ditutup sementara.

“Insiatif penutupan patung tersebut adalah dari pihak keluarga,” kata dia.

Meski begitu, Fajarini tidak membantah bahwa sebelum adanya penutupan patung, sempat ada ormas yang mendatangi rumah doa tersebut.

Namun Fajarini menegaskan, tidak ada pemaksaan dari ormas maupun masyarakat yang kemudian berujung pada penutupan.

“Ada yang datang namun di sana ormas ini sudah kami jaga dan di sana memang menyampaikan apa yang menjadi masukan warga. Tidak ada tekanan terhadap rumah doa untuk melakukan penutupan dengan terpal,” ujar Muharomah Fajarini.

“Penutupan itu adalah murni inisiatif dari pemilik rumah doa. Kami pun juga telah tadi melakukan kontak langsung dengan pemilik rumah doa di Jakarta bahwa betul itu adalah inisiatif dari beliau,” lanjutnya.

Diberitakan sebelumnya, sebuah video berisi proses penutupan Patung Bunda Maria di Rumah Doa Sasana Adhi Rasa S.T Yacobus, Dusun Degolan, Kalurahan Bumirejo, Kapanewon Lendah, Kulon Progo viral. Beredar narasi bahwa aksi ini akibat desakan dari organisasi masyarakat (ormas).

Adapun penutupan patung setinggi 6 meter itu terjadi pada Rabu (22/3/2023) siang lalu. Patung itu ditutup menggunakan kain terpal berwarna biru oleh sejumlah orang. Video penutupan patung itupun viral di grub-grub WhatsApp warga Kulon Progo dan sosial media. (tim)

Leave a Reply