Artis, Paguyuban dan Akademisi Beri Dukungan ke Pangdam

EDITOR.ID, Jakarta,- Dukungan moril dan suntikan semangat silih berganti terus berdatangan kepada Panglima Daerah Komando Daerah Militer Jayakarta (Pangdam Jaya) Mayor Jenderal TNI Dudung Abdurachman. Mayoritas masyarakat memuji langkah Pangdam Jaya yang telah bersikap tegas demi melindungi warga masyarakat dari ulah arogan dan sesuka hatinya para pelanggar hukum dan protokol kesehatan.

Dukungan bagi Pangdam Jaya dan TNI datang dari berbagai kelompok masyarakat. Mulai dari Paguyuban Warga Jakarta, Pemuda Pancasila, Banser NU, hingga kalangan artis nasional.

Dukungan dari perwakilan artis Ibu Kota itu disampaikan langsung oleh pelawak Narji, penyanyi Intan RJ dan presenter Chika Jesika yang datang menemui Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman untuk memberikan dukungan.

“Saya sebagai warga biasa mendukung langkah TNI menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),” kata Narji yang artis humor warga Tangerang Selatan ini.

Upaya dukungan disampaikan tiga perwakilan artis dengan memasang gelang merah putih sebagai visualisasi dukungan kepada TNI untuk menegakkan hukum.

Selain mendapat dukungan secara langsung dari sejumlah kalangan, TNI dan Pangdam Jaya juga mendapat dukungan ribuan masyarakat dengan cara mengirim karangan bunga sebagai bentuk dukungan kepada TNI.

Karangan bunga tersebut dikirim oleh berbagai kelompok masyarakat mulai dari paguyuban warga di Jakarta, akademisi, komunitas literasi, hingga kalangan artis Ibu Kota.

Pangdam Jaya Mayjen Tni Dudung Abdurachman
Pangdam Jaya Mayjen Tni Dudung Abdurachman

Karangan bunga berukuran rata-rata 1,5 x 2,25 meter berdiri di sepanjang pagar halaman Makodam Jaya sepanjang lebih kurang 500 meter.

“Ada bunga ucapan selamat untuk dukungan kepada Pangdam Jaya dan Polda Metro Jaya. Ini adalah bentuk dukungan juga ke polisi dan TNI,” ujar Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman di Makodam Jaya, Senin (23/11/2020)

Dudung mengatakan dukungan masyarakat justru semakin meningkat setelah dirinya memerintahkan pasukan untuk mencabut seluruh spanduk dan baliho bergambar Rizieq Shihab.

“Pada dasarnya saat pencabutan baliho sudah dilakukan Satpol PP, polisi dan TNI. Sekarang situasi sudah aman. Harapan masyarakat yang selama ini resah sekarang dukungan luar biasa. Kita minta dukungan itu untuk melaksanakan tugas memberikan rasa aman kepada masyarakat,” katanya.

Meskipun tindakan penertiban spanduk oleh TNI menuai kontroversi masyarakat, namun Dudung menganggap mereka yang mengkritik TNI tidak paham dengan substansi permasalahan yang ada.

“Kritikan itu sedikit, dukungan lebih banyak. Yang kritik tidak tahu ceritanya. Penertiban itu sudah dua bulan lalu dilakukan TNI, Polri dan Satpol PP. Yang turunkan Satpol PP, FPI minta naikkan lagi. Mereka siapa? Pemerintah itu jelas organisasinya. Kok bisa takut sama mereka,” ujarnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Comment moderation is enabled. Your comment may take some time to appear.

%d bloggers like this: