EDITOR.ID, Indramayu – Untuk mengantisipasi praktik sindikat narkoba pada libur natal dan tahun baru (nataru) Satres Narkoba Polres Indramayu menyiapkan regu tembak. Hal itu dilakukan sebagai langkah antisipatif terhadap kemungkinan terburuk saat melakukan penangkapan. Sebab momen libur nataru diyakini sebagai lahan subur bagi pengedar narkoba, memanfaatkan kesibukan polisi melaksanakan Operasi Lilin.
Regu tembak terdiri dari para anggota berketerampilan khusus, memiliki kemampuan penggunaan senjata yang baik. Dengan lebih dulu melakukan pelatihan, kemampuannya diharapkan berada pada level di atas rata-rata.
Kasat Reserse Narkoba Polres Indramayu AKP Heri Nurcahyo memimpin langsung kegiatan pelatihan menembak anggotanya. Lapangan tembak polres Indramayu dipilih sebagai kegiatan pelatihan.
Kapolres Indramayu AKBP Hafidh S Herlambang melalui Kasubbag Humas AKP Budiyanto mengatakan, latihan menembak merupakan kegiatan yang sangat penting dalam mendukung tugas ? tugas kepolisian. Tujuannya agar setiap personel bisa lebih mahir dalam menggunakan senjata.
“Ada juga hal penting lain yakni, anggota semakin cakap dan lebih mengetahui bagaimana memperlakukan senjata. Sehingga menjaga keamanannya dengan baik,? kata Budi, Kamis (24/12).
Dalam pelatihan itu, lanjut Budi, anggota diajarkan kemampuan menembak dengan berbagai teori. Diantaranya teori menembak cara berdiri dengan pematangan teknik memegang pistol, mengatur tarikan nafas, kelurusan pandangan, fokus pada target bidik, remasan picu dan memperbaiki kedudukan senjata. “Semua memang teknik dasar, tetapi kami matangkan dengan praktik dilapangan (latihan menembak rutin). Semua harus terus diasah, butuh kesabaran saat menggunakan senjata untuk menghindari salah sasaran,” terang Budi. (Hendra Sumiarsa)












