Andi Pramaria Teman Kuliah Jokowi di UGM Bersumpah dan Siap Jadi Saksi Soal Kuliah Jokowi di UGM

Andi Pramaria Sebut Satu Angkatan dengan Jokowi. Sama-Sama Kuliah Bareng Wisuda Bareng di UGM

Andi Pramaria, mantan Kadis Kehutanan Provinsi NTB, memunjukkan ijazah miliknya. Andi mengatakan sebagai rekan satu angkatan, satu fakultas dan wisuda bersama dengan Jokowi.(Sumber Foto KOMPAS.com/FITRI RACHMAWATI)

Jakarta, EDITOR.ID,- Misteri tudingan keji bahwa Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) menggunakan ijazah palsu akhirnya terjawab sudah. Kini terkuak fakta baru secara menggemparkan ditengah polemik ijazah palsu yang terus jadi teka-teki. Tak disangka teman kuliah yang juga satu angkatan dengan Jokowi muncul ke publik. Dia adalah Andi Pramaria.

Dalam keterangannya Andi bersumpah Jokowi adalah temannya sama-sama masuk UGM tahun 1980-an, sama-sama kuliah dan wisuda bareng di Universitas Gajah Mada (UGM) pada tahun 1985. Andi juga menunjukkan ijazah miliknya saat lulus tahun 1985.

Pernyataan mengejutkan Andi Pramaria membuat para penuding Ijazah palsu, Roy Suryo, dokter Tifa dkk gigit jari dan terancam bakal masuk penjara karena dilaporkan ke polisi.

Bahkan Andi mengaku siap dan bersedia untuk menjadi saksi bahwa ia pernah kuliah bersama Jokowi di Universitas Gadjah Mada (UGM) dan mereka wisuda pada 19 November 1985.. Ia juga menunjukkan ijazah asli miliknya yang diterbitkan UGM yang mirip dengan ijazah Jokowi.

Hal ini disampaikan oleh Andi saat ditemui di Kediamannya pada Sabtu (17/5/2025).

Kini Andi tinggal di Kota Mataram NTB. Ia adalah mantan Kepala Dinas Kehutanan dan Perdagangan Provinsi NTB. Andi.

Menurut Andi sebagai mahasiswa dia dan Jokowi hanya menerima ijazah tidak bisa protes terkait jenis huruf yang dicetak di ijazah mereka.

Andi juga menunjukkan sejumlah foto kebersamaan dirinya dengan Jokowi. Foto-foto tersebut dishare dari grup Whatsapp alumni UGM Fakultas Kehutanan angkatan 1980.

Dalam kesempatan itu, Andi menegaskan bahwa dirinya tidak bisa memastikan apakah ijazah Jokowi yang dipersoalkan asli atau tidak. Dirinya hanya bisa menjelaskan terkait historis dan nilai sejarah.

“Saya betul-betul menyaksikan dan berbarengan dengan Pak Jokowi pada waktu kuliah sampai lulus. Wisuda juga bareng.”

“Kalau di foto yang beredar, Pak Jokowi nomor dua dari kanan, saya nomor dua dari kiri,” ungkap Andi saat ditemui di rumahnya di Jalan Panji Wangko, Panji Tilar, Kekalik, Kota Mataram, Sabtu (17/5/2025).

Dalam beberapa hari terakhir, Andi cukup sibuk meladeni permintaan wawancara dari media terkait dugaan ijazah palsu Jokowi.

Namun, ia menegaskan bahwa mereka berdua masuk kuliah dan wisuda di Fakultas Kehutanan UGM secara bersamaan.

Andi juga menunjukkan ijazahnya yang dicetak dengan jenis huruf Times New Roman, seperti yang dipermasalahkan Roy Suryo dan pihak lainnya yang menuding ijazah Jokowi palsu.

Ia menjelaskan bahwa sebagai mahasiswa pada saat itu, mereka hanya menerima ijazah tanpa bisa protes mengenai jenis huruf yang digunakan.

Andi Pramaria, mantan Kadis Kehutanan Provinsi NTB, memunjukkan ijazah miliknya. Andi mengatakan sebagai rekan satu angkatan, satu fakultas dan wisuda bersama dengan Jokowi.

“Percetakan yang digunakan kampus atau ijazah dicetak rata-rata di Percetakan Perdana,” tambahnya.

Lebih lanjut, Andi berani menyatakan bahwa jika dilihat dari nilai sejarah dan historis, ia percaya bahwa ijazah Jokowi adalah asli, asalkan sama dengan miliknya.

Ia juga mengklarifikasi bahwa Kasmojo, yang sempat disebut Jokowi sebagai dosen pembimbing skripsinya, bukanlah dosen pembimbing skripsi Jokowi.

“Pak Kasmojo adalah dosen pembimbing kartu rencana studi (KRS) dan hanya sebagai asisten dosen. Pembimbing skripsi Jokowi adalah Prof Sumitro,” ujar Andi.

Andi menunjukkan sejumlah foto-foto kuliahnya bersama Jokowi, termasuk foto wisuda yang beredar di media sosial.

“Saya tidak ada albumnya, ini memang disebarkan di grup WhatsApp alumni angkatan kami,” katanya.

Ketika ditanya tentang Hari Mulyono, yang disebut-sebut mirip dengan Jokowi, Andi menunjukkan foto wisuda tetapi tidak menemukan foto Mulyono.

Ia menegaskan bahwa keduanya memiliki perbedaan yang jelas. “Jauh ya, beda. Pak Jokowi itu kurus, tetapi Hari Mulyono itu agak gemuk,” ungkapnya.

Foto dokumen penerimaan mahasiswa baru di UGM tahun 1980, yang merupakan dokumen di grup whatsapp angkatan Andi Pramaria, kawan satu angkatan Jokowi.(dok. Andi Pramaria)

Andi menambahkan bahwa Mulyono adalah rekan seangkatan mereka di Fakultas Kehutanan dan merupakan sepupu Jokowi yang menikah dengan adik kandung Jokowi, Idayati.

Mulyono merupakan suami pertama Idayati sebelum meninggal dunia, dan Idayati kemudian menikah lagi dengan Ketua MK, Anwar Usman.

Andi juga menyampaikan bahwa 67 orang alumni angkatan 1980 di Fakultas Kehutanan saling akrab dan sering berdiskusi bersama.

“Kita sering ngobrol, ya ketawa-ketawa gitulah. Kita akrab sampai sekarang,” ujarnya.

Mantan Kepala Dinas yang kini bertugas di UPTD Balai Pendidikan dan Pelatihan Dinas Koperasi (Balatkop) Provinsi NTB ini mengabarkan bahwa angkatannya akan mengadakan reuni pada Juni 2025.

Ketika ditanya apakah Jokowi masih ikut grup WhatsApp angkatan, Andi menyatakan bahwa Jokowi sudah lama tidak aktif di grup tersebut karena kesibukannya sebagai Gubernur DKI Jakarta.

Meski demikian, grup WhatsApp tersebut dinamai ‘Spirit 80’ oleh Jokowi.

Dalam kesempatan itu, Andi menegaskan bahwa ia bukan bermaksud membela Jokowi, tetapi ingin menginformasikan bahwa ia adalah rekan kuliah Jokowi dan tidak dapat memastikan keaslian ijazah yang dimiliki Jokowi saat ini. (tim)

Response (1)

Leave a Reply