AL Indonesia Kini Punya Kapal Perang Baru Buatan Italia, Gahar dan Dipersenjatai Sistem Rudal

Kapal OPV buatan Italia ini juga dipersenjatai dengan sistem rudal permukaan ke udara atau Surface to Air Missile (SAM) Aster 15 beserta peluncur vertical DCNS Sylver A43. Bukan hanya itu, senjata Kapal OPV juga dipersenjatai kanon, senapan mesin, meriam, dan rudal. Diantaranya SAM 16 VL Sistem, SSM 8 Teseo Mk-2E, meriam 127mm Vulcano, meriam 76mm Strales, meriam ringan 25mm yang dilengkapi dengan Fire-Control Radar (FCR) RTN 10X system Dardo, Peperangan Elektronika RECM, RESM dan CESM, Tactical Data Link-Y serta Multifunction Radar Leonardo Kronos.

Kapal PPA yang dipesan Indonesia memiliki kemampuan multi-misi dan dilengkapi dengan teknologi terkini. Kemungkinan penempatan dua unit kapal patroli multiguna atau multipurpose Offshore Patrol Vessel (OPV) buatan Italia di Koarmada II.

Jakarta, EDITOR.ID,- Angkatan Laut Indonesia kini memiliki dua unit kapal perang baru buatan perusahaan kapal dari Italia, Fincantieri pada Rabu (29/1/2025). Kapal modern sistem perang elektronik ini digunakan untuk membantu TNI AL memperkuat pertahanan wilayah laut Indonesia.

Dalam siaran pers resmi TNI AL yang disiarkan di Jakarta, Kamis, dijelaskan dua kapal jenis Offshore Patrol Vessels/Pattugliatore Polivalente d’Altura (PPA) ini dinamai oleh TNI AL masing-masing KRI Brawijaya-320 dan KRI Prabu Siliwangi-321.

“Nama-nama yang dipilih tersebut merupakan simbol harapan, doa, dan tekad untuk menegakkan kedaulatan dan kehormatan bangsa di seluruh lautan dunia,” kata Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali saat memberikan kata sambutan di galangan kapal Fincantieri Muggiano, Italia.

Dua kapal pabrikan Italia ini diketahui memiliki spesifikasi panjang 143 meter, lebar 16,5 meter, draf 5,2 meter, kecepatan maksimum 32 knot dengan pendorongan combine diesel, electric dan gas turbin.

Kapal memiliki daya angkut (displacement) 6.250 ton (muatan penuh), kecepatan maksimal 30 knots, daya jelajah (endurance) 5000 NM.

Kapal Dipersenjatai Rudal dan Disiapkan untuk Perang Elektronik

Kapal OPV buatan Italia ini juga dipersenjatai dengan sistem rudal permukaan ke udara atau Surface to Air Missile (SAM) Aster 15 beserta peluncur vertical DCNS Sylver A43.

Bukan hanya itu, senjata Kapal OPV juga dipersenjatai kanon, senapan mesin, meriam, dan rudal. Diantaranya SAM 16 VL Sistem, SSM 8 Teseo Mk-2E, meriam 127mm Vulcano, meriam 76mm Strales, meriam ringan 25mm yang dilengkapi dengan Fire-Control Radar (FCR) RTN 10X system Dardo, Peperangan Elektronika RECM, RESM dan CESM, Tactical Data Link-Y serta Multifunction Radar Leonardo Kronos.

Sistem operasi canggih

Kapal OPV dilengkapi dengan sistem operasi canggih yang menggunakan teknologi virtual untuk mengintegrasikan sensor dan senjata.

Desain monohull

Kapal OPV dirancang dengan desain monohull yang memungkinkan kapal bergerak dengan lancar melalui gelombang berat.

Ali menjelaskan kehadiran dua kapal dari Italia itu nantinya tidak hanya menjadi bagian dari armada TNI AL, tetapi juga tonggak penting dalam modernisasi alutsista untuk menjaga kedaulatan dan keamanan negara.

Tidak hanya itu, kehadiran dua kapal ini juga menandakan eksistensi TNI AL dalam bekerja sama dengan mitra internasional dalam menghasilkan alutsista yang modern dan berdaya saing tinggi.

Dengan hadirnya dua kapal baru ini, Laksamana Ali yakin pertahanan yang dimiliki TNI AL akan semakin kuat dalam menjaga kedaulatan laut Indonesia.

Profil Kapal Perang OPV Buatan Italia Milik Indonesia

Kapal patroli lepas pantai (OPV) memiliki berbagai kecanggihan, seperti sistem radar, senjata, dan kemampuan untuk beroperasi di berbagai kondisi. Kapal KCR masuk dalam kategori Offshore Patrol Vessel (OPV) memiliki kemampuan manuver yang lincah, mampu bergerak secara cepat, serta dapat digunakan untuk melakukan pengejaran terhadap kapal asing yang melanggar wilayah teritorial.

Leave a Reply