Ahok Saranin Kejagung Telusuri Aliran Dana Vendor dan Kekayaan Pejabat Pertamina

"Tolong penyidik, BPK cek Pertamina. Ramai-ramai cek laporan Pertamina, keuntungan 2024 itu berapa. Dan dicek procurement pengadaannya selama 2024 itu berapa miliar dolar, karena dalam RKAP dan RUPS yang sudah ditandatangani menteri, itu harus hemat 46 persen," ungkap dia.

Foto: Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dalam wawancara khusus dengan Narasi di kanal Youtube.

Jakarta, EDITOR.ID,- Komisaris Utama PT Pertamina 2019-2024 Basuki Tjahaja alias Ahok ngasih masukan bagus untuk membongkar lebih besar siapa-siapa para pemain yang telah menikmati uang hasil korupsi dibalik skandal tata kelola minyak mentah dan produk kilang pada PT Pertamina, Sub Holding, dan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) tahun 2018-2023.

Apa itu masukan Ahok ke Kejagung agar lembaga ini bisa mengungkap korupsi di Pertamina yang lebih besar lagi.

Mantan Gubernur DKI Jakarta ini menyarankan Kejagung bekerja sama dengan Pusat Pelaporan dan Analisa Transaksi Keuangan (PPATK).

Dari PPATK akan diketahui kemana saja aliran uang triliunan dari hasil dari mengoplos minyak BBM, mark up proyek pengiriman minyak dan permainan harga minyak yang menguntungkan petinggi Pertamina dan vendor.

Menurut Ahok akan ketahuan uang hasil kongkalikong atau korupsi kontraktor Pertamina mengalir ke pihak mana saja.

Selain itu Ahok menyarankan Kejagung memeriksa harta kekayaan para pejabat di Pertamina, Kementerian ESDM dan SKK Migas. Apakah wajar antara gaji yang didapat dengan harta kekayaan yang dimiliki.

“Kalau mau lebih tegas lagi, cek dia ada hubungan tanah, sertifikat, apartemen yang ada hubungannya dengan pejabat Pertamina, pejabat di ESDM, SKK Migas ataupun ada oknum BPK, oknum manapun hartanya sesuai enggak dapat dari mana,” kata Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dalam wawancara khusus dengan Narasi di kanal Youtube sebagaimana dilihat EDITOR.ID Minggu (2/3/2025).

Agar kasus ini semakin terang-benderang, politikus PDIP ini meminta agar BPK dapat menyelidiki laporan keuangan Pertamina, terutama keuntungan yang diraih pada tahun 2024. Termasuk juga mengaudit pengadaan minyak yang melibatkan transaksi miliaran dolar.

“Tolong penyidik, BPK cek Pertamina. Ramai-ramai cek laporan Pertamina, keuntungan 2024 itu berapa. Dan dicek procurement pengadaannya selama 2024 itu berapa miliar dolar, karena dalam RKAP dan RUPS yang sudah ditandatangani menteri, itu harus hemat 46 persen,” ungkap dia.

Ahok Ancam Pihak yang Menyebut Dirinya Macan Ompong

Dengan tegas Ahok mengaku pernah mengancam keras para direksi Pertamina yang dianggap telah meremehkannya dan telah mengiranya ‘Macan Ompong’ selama menjabat sebagai Komisaris Utama.

“Saya sering ngancam mereka secara kasar kok, kalian yang nganggap saya gak berdaya hari ini mungkin ada yang nganggap saya itu macan ompong di Pertamina karena nggak jadi dirut, tapi tunggu aja, waktu akan berputar semua catatan akan saya pegang satu hari ganti rezim, gue penjarain kalian semua, kalian ingat baik-baik direksi,” ujar Ahok.

Awalnya Direksi Pertamina Takut, Karena Ahok Teman Jokowi

Ahok mengungkapkan jajaran direksi Pertamina sempat takut kepada dirinya karena dianggap teman dari Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Leave a Reply