Doa Saat Kita Ditimpa Beban Berat Dalam Hidup

ilustrasi berdoa

EDITOR.ID, Jakarta,- Setiap manusia dalam mengarungi kehidupan di dunia senantiasa menghadapi persoalan atau satu masalah kehidupan dengan berbagai kompleksitas dan intensitasnya. Bahkan tiap hari kita selalu diberikan ujian. Hanya saja kita mampu atau tidak mengendalikan diri dari masalah yang harus kita hadapi.

Jika kita sesekali menghadapi persoalan atau satu masalah yang membuat pikiran kita terpaku padanya. Maka solusinya hanyalah menyerahkan diri kita kepada Allah SWT, Tuhan yang menciptakan kita. Hanya kepada Nya kita berserah diri, kita tak punya daya kuasa kecuali Allah SWT. Rahasia kita terbebas dari masalah adalah dengan berdoa meminta kepada Allah SWT pertolongan Nya.

‘Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah) sesungguhnya Aku dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku, maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah-Ku) dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku agar mereka selalu berada dalam kebenaran …” (QS Al Baqarah:186).

Ayat tersebut memastikan bahwa Allah memperkenankan hamba-Nya berdoa kepada-Nya, dan Allah pasti akan mengabulkan doa tersebut. Oleh sebab itu, jangan tidak berdoa, dan jangan pula sedikit berdoa. Perbanyaklah berdoa. Allah berkenan dengan doa kita dan pasti mengabulkannya.

Sebagaimana dilansir dari NU Online, Imam Al-Ghazali menganjurkan kita untuk membaca sebuah doa ketika kita dirundung oleh satu masalah kehidupan tertentu. (Imam Al-Ghazali, Ihya Ulumiddin, [Beirut, Darul Fikr: 2018 M/1439-1440 H], juz I, halaman 409).

?????????? ?????? ???????? ??????? ???????? ??????? ???????? ?????????? ???????? ????? ????? ???????? ?????? ????? ?????????? ?????????? ??????? ????? ???? ???? ????????? ???? ???????? ???? ???????????? ??? ????????? ???? ??????????? ??????? ???? ???????? ???? ????????????? ???? ??? ?????? ???????? ???????? ???? ???????? ????????? ???????? ??????? ???????? ??????? ????????? ?????? ????????? ??????? ????????

All?humma inn? ?abduka, wabnu ?abdika, wabnu amatika. N?shiyat? bi yadika m?dhin fiyya hukmuka, ?adlun fiyya qadh??uka. As?aluka bi kulli ismin huwa laka sammayta bih? nafsaka, wa anzaltah? f? kit?bika, aw ?allamtah? ahadan min khalqika, awista?tsarta bih? f? ilmil ghaybi ?indaka, an taj?alal qur??na rab??a qalb?, wa n?ra shadr?, wa jil??a ghamm?, wa dzah?ba huzn? wa hamm?.

Artinya: ?Ya Allah, sungguh aku hamba-Mu, putra hamba-Mu (laki-laki), putra hamba-Mu (perempuan). Nasibku di tangan-Mu, berlaku padaku ketentuan-Mu, adil padaku putusan-Mu. Aku memohon kepada-Mu dengan segala nama-Mu yang Kau sebut untuk diri-Mu, (nama) yang Kau turunkan dalam kitab-Mu, (nama) yang Kau ajarkan pada segelintir hamba-Mu, atau (nama) yang hanya Kau sendiri yang mengetahuinya dalam pengetahuan ghaib agar Kau menjadikan Al-Qur?an sebagai musim semi (di) hatiku, cahaya batinku, pelenyap kebingunganku, dan penghilang kesedihan serta kebimbanganku.?

Doa ini dikutip oleh Imam Al-Ghazali dari riwayat Ahmad, Ibnu Majah, Ibnu Hibban, dan Al-Hakim sebagai berikut:

??? ??? ???? ???? ? ??? ?? ???? ???? ??? ???? ??? ??? ???? ???? ??? ?????? ????? ???? ???? ?? ?? ???? ???? ???? ??????? ???? ??? ???? ???? ? ??? ??? ????? ??? ????? ?? ???????

Artinya: ?Rasulullah saw bersabda, ?Tidaklah orang yang dirundung sebuah masalah yang membuatnya sedih, lalu membaca doa itu, melainkan Allah akan menghilangkan kebimbangannya dan menggantikannya dengan kebahagiaan.? Rasulullah ditanya, ?Apakah tidak boleh kami mempelajarinya?? ?Tentu (boleh), seharusnya orang yang pernah mendengarnya mempelajari doa tersebut,? jawab Rasulullah,? (HR Ahmad, Ibnu Majah, Ibnu Hibban, dan Al-Hakim).

Sayyid Muhammad Az-Zabidi dalam Kitab Ithafus Sadatil Muttaqin (Syarah Ihya Ulumiddin) mengatakan, riwayat hadits yang berisi doa ini telah diverifikasi oleh Al-Iraqi. (Az-Zabidi, Ithaf, [Beirut, Muassasatut Tarikh Al-Arabi: 1994 M/1414 H], juz V, halaman 106). Wallahu a?lam. (tim)

Leave a Reply