Jakarta, EDITOR.ID,- Bupati Pemalang, Jawa Tengah, Anom Widiyantoro diamankan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Penangkapan tersebut dilakukan lembaga anti rasuah ini saat menggelar operasi tangkap tangan (OTT) di Pemalang, Jawa Tengah.
“Benar,” kata Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto kepada wartawan, Rabu (29/7/2026).
Anom yang terpilih bersama wakilnya Nurkholes pada Pilkada serentak 2024 belum genap dua tahun menjabat. Anom dan Nurkholes diusung koalisi Partai Golkar, Perindo, PSI, Gelora, dan Partai Buruh.
Belum dirincikan lebih lanjut siapa saja pihak yang diamankan KPK dalam OTT ini. KPK juga belum menjelaskan OTT ini berkaitan dengan kasus apa.
Para pihak yang diamankan masih berstatus terperiksa. KPK memiliki waktu 1 x 24 jam untuk mengumumkan status para pihak yang terjaring OTT.
Dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang disetorkan ke KPK, Anom tercatat memiliki harta mencapai Rp21,3 miliar.
Anom memiliki 18 bidang tanah dan bangunan yang tersebar di sejumlah daerah. Seperti di Kabupaten Pemalang, Kota Jakarta Timur, Kota Surabaya, Kota Semarang, Kota Bandung, hingga Kabupaten Gianyar. Total nilai aset-asetnya itu sekitar Rp12,2 miliar.
Selain itu Anom juga tercatat punya sejumlah mobil dan motor, mulai dari Mercedes Benz hingga Harley Davidson dengan nilai sekitar Rp1,1 miliar.
Anom mempunyai harta bergerak lainnya Rp440 juta, surat berharga Rp902,2 juta, kas dan setara kas Rp782,2 juta, serta harta lainnya senilai Rp7 miliar. Total seluruh asetnya sejumlah Rp22,5 miliar.
Namun, Anom tercatat memiliki hutang sekitar Rp1,2 miliar. Dengan demikian total harta kekayaannya sekitar Rp21,3 miliar. ***












